SuaraPemerintah.ID – Mudik merupakan salah satu momen penting bagi banyak orang, terutama di Indonesia, di mana mereka kembali ke kampung halaman untuk merayakan berbagai perayaan atau bersilaturahmi dengan keluarga. Namun, bagi sebagian orang, perjalanan mudik bisa menjadi momok yang menakutkan karena mabuk perjalanan atau yang biasa dikenal dengan istilah “motion sickness”.
Mabuk perjalanan dapat mengakibatkan gejala seperti mual, pusing, muntah, dan ketidaknyamanan lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan perjalanan Anda.
Gejala mabuk perjalanan meliputi sakit kepala, dehidrasi, hingga mual. Adapun cara untuk mengurangi risiko mabuk perjalanan seperti menghindari makan berat sebelum melakukan perjalanan. Berikut adalah beberapa tips efektif untuk mengatasi mabuk perjalanan saat mudik:
1. Pilih Posisi Duduk yang Tepat
Pilihlah posisi duduk yang tepat di dalam kendaraan. Posisi duduk di bagian tengah kendaraan, di mana getaran dan gerakan kurang terasa, dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan. Cobalah juga duduk menghadap ke depan dan hindari duduk di belakang atau di samping jika memungkinkan.
2. Hindari Bau yang Kuat
Bau yang kuat, seperti asap rokok atau bau parfum yang menyengat, dapat memperburuk gejala mabuk perjalanan. Cobalah untuk meminta penumpang lain untuk tidak merokok di dalam kendaraan, dan hindari penggunaan parfum yang kuat sebelum perjalanan.
3. Fokus Pada Titik Tetap
Cobalah untuk tetap fokus pada titik tetap di depan Anda, seperti jalan yang lurus atau garis horizon. Hal ini dapat membantu mengurangi sensasi pusing dan mual karena gerakan
4. Air putih
Perjalanan jauh dengan kendaraan seperti mobil, pesawat, atau kapal dapat menyebabkan tubuh kehilangan air karena udara yang kering, suhu sekitar yang tidak stabil, atau aktivitas fisik yang berlebihan.
Nah, minum air putih tak hanya dapat menghidrasi tubuh sehingga mengurangi kemungkinan mabuk perjalanan, dan membuat mudik menjadi lebih nyaman.
Maka dari itu, disarankan untuk selalu minum air putih setidaknya dua jam sekali selama perjalanan berlangsung ya!
Tak hanya minum air putih, mabuk perjalanan juga dapat diatasi dengan cara meminum obat mabuk sebelum memulai perjalanan.
5. Minum Minuman yang mengandung Jahe
Rekomendasi minuman kedua yang bisa mengatasi mabuk perjalanan adalah jahe. Jahe merupakan salah satu bahan alami yang telah dikenal dapat mengurangi gejala mabuk perjalanan seperti pusing, dan muntah.
Jahe juga memberikan sensasi hangat di perut dan tenggorokan sehingga memiliki sifat anti mual dan antiinflamasi. Untuk mengonsumsinya, kamu bisa menyiapkan parutan jahe dan rebus parutan tersebut sebelum diminum.
3. Jeruk nipis
Kandungan vitamin C dan sitrat pada jeruk nipis dapat membantu meminimalisir rasa mual dan mengembalikan keseimbangan cairan dalam tubuh.
Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa kandungan asam yang terkandung dalam jeruk nipis cukup tinggi, sehingga dapat memicu iritasi pada lambung. Oleh karena itu, sebaiknya jangan mengonsumsi dalam jumlah yang terlalu banyak.
4. Lemon
Buah lain yang juga dapat mengatasi mabuk perjalanan adalah lemon. Sama halnya dengan jeruk nipis yang memiliki kandungan vitamin C dan sitrat yang tinggi, lemon juga dapat mengatasi gejala mabuk perjalanan seperti mual dan mencegah muntah.
Kamu bisa mengonsumsi lemon dengan cara memerasnya dan campurkan dengan air hangat ataupun dingin. Perasan lemon ini pun dapat kamu tambahkan sedikit madu ataupun gula untuk menambahkan rasa manis.
5. Air kelapa
Air kelapa mengandung elektrolit alami sehingga dapat menjaga cairan dalam tubuh. Selain itu, kandungan glukosa dan fruktosa juga dapat memberikan energi tambahan ketika sedang mual akibat mabuk perjalanan.
6. Gunakan Obat-obatan Anti-Mabuk Perjalanan
Jika gejala mabuk perjalanan Anda parah, Anda dapat menggunakan obat-obatan anti-mabuk perjalanan seperti dimenhydrinate atau meclizine. Namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker untuk mengetahui dosis yang tepat dan kemungkinan efek samping.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)

















