Selasa, Juli 23, 2024
spot_img
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pemerintah Terus Perkuat Standar Keselamatan Kerja Industri Migas

SuaraPemerintah.ID – Industri minyak dan gas bumi (migas) adalah industri yang memiliki profil resiko tinggi sehingga dalam pengelolaan dan penyelenggaraan usaha migas wajib mengacu pada kaidah-kaidah keteknikan yang baik dengan menekankan aspek keselamatan dalam industri migas. Keselamatan migas sendiri mencakup keselamatan pekerja, umum, instalasi, serta lingkungan.

Untuk meningkatkan kesadaran bersama menuju budaya keselamatan migas dan memastikan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) diterapkan dengan baik oleh perusahaan migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jenderal Migas menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Auditor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Migas di Bekasi, Kamis (13/6).

- Advertisement -

Bimtek Auditor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Migas diikuti oleh Tim Independen Pengendalian Keselamatan Migas (TIPKM), dan para Inspektur Migas yang akan melakukan uji kompetensi Auditor SMK3 Migas. Adapun uji kompetensi Auditor SMK3 Migas ini dilaksanakan oleh Asesor Kompetensi dari LSP ICCOSH.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad pada saat membuka kegiatan Bimtek tersebut memaparkan bahwa budaya keselamatan Migas bukan hanya tanggung jawab individu atau tim tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Setiap karyawan, mulai dari level manajemen hingga pelaksana di lapangan, harus memiliki kesadaran dan komitmen yang tinggi terhadap pentingnya budaya keselamatan Migas.

- Advertisement -

“Untuk membangun kesadaran bersama menuju budaya keselamatan Migas, Direktorat Jenderal Migas mempunyai tahapan yaitu survei budaya keselamatan, penilaian penerapan atau audit terhadap Sistem Manajemen Keselamatan Migas (SMKM). Ke depannya SMKM akan menjadi tolak ukur dalam pembinaan dan pengawasan Keselamatan pada kegiatan usaha Migas,” jelas Noor.

SMKM merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan yang terstruktur dan terpadu dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan Keselamatan Migas sehingga Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) serta Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Hilir Migas untuk dapat mengimplementasikan kebijakan keselamatan Migas secara efektif dalam setiap kegiatan operasi.

Selain itu, SMKM juga dapat digunakan sebagai acuan dalam pembinaan dan pengawasan guna terciptanya Kegiatan Usaha Migas yang handal, aman, efisien dan produktif. Implementasi SMKM yang efektif adalah kunci dalam mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengurangi risiko di tempat kerja.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,720PelangganBerlangganan

TERPOPULER

Terbaru