spot_img

BERITA UNGGULAN

Mengenal Abdul Djalil, Inspirator Madrasah

Bukti Abdul Djalil sebagai sang pemimpi adalah ketika dia mampu merumuskan visi lembaga yang fantastis ekspektasinya tetapi mudah dipahami dan diukur keberhasilannya. Tidak seperti lembaga pendidikan lainnya yang biasanya merumuskan dengan kalimat-kalimat metamorfosis, melangit, dan banyak yang ragu dan bingung mengukurnya.

Sesuai dengan sosoknya yang sederhana, disajikan formulasi visi yang mengagetkan dan tidak biasa. Waktu itu dia menuliskan visinya “Lima Tahun Yang Akan Datang, Kendaraan Motor dan Mobil Yang Parkir di Sekolah-Sekolah Sekitar MIN Malang Pindah ke Halaman Parkir MIN Malang”. Ketika ditanya kenapa menggunakan kalimat-kalimat yang tidak biasa digunakan seperti lembaga pada umumnya, beliau menjawab santai, dengan kalimat tersebut setiap orang dengan mudah mengukur ketercapaiannya.

- Advertisement -

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, apa yang diimpikan betul-betul menjadi kenyataan. MIN Malang berkembang sangat pesat. Motor dan mobil pelbagai merk memenuhi halaman. Setiap tahun kesempatan untuk bisa sekolah di madrasah ini terus menjadi rebutan. Calon peserta didik dari pelbagi daerah rela meninggalkan kampung halaman karena mengetahui bahwa madrasah yang ada di jalan Bandung Kota Malang ini telah membuktikan prestasi yang membanggakan.

Buah dari kerja kerasnya, menjadikan MIN Malang sebagai lembaga pendidikan unggulan yang prestasinya tidak hanya di atas madrasah-madrasah pada umumnya, tetapi juga melampaui sekolah-sekolah yang dulu menjadi motif impiannya. Atas keberhasilan ini kita bisa menyaksikan hampir setiap hari ada madrasah dan sekolah yang berkunjung melakukan studi banding untuk belajar dan meniru kiat-kiat keberhasilannya. Bahkan tidak hanya para pengelola lembaga pendidikan yang menjadikan MIN Malang menjadi destinasi studi bandingnya, tetapi para akademisi dan peneliti juga tertarik untuk melakukan riset-riset komparasi dan perumusan kebijakan.

- Advertisement -

Ada fakta lain yang juga menarik dan menjadi pertanyaan kita semua. Sebagaimana kita ketahui, di lokasi ini ada tiga lembaga pendidikan yakni MIN, MTsN, dan MAN. Uniknya, kehebatan dan ketenaran MIN ini, awalnya tidak berdampak terhadap kualitas MTsN dan MAN yang didekatnya. Karena MIN sudah dianggap mapan dan diprediksi dengan sistem yang sudah dibangun akan terus bisa berkembang, maka Abdul Djalil dipindah untuk menahkodai MTsN. Harapannya, MTsN  mampu berkembang seperti MIN. Dan itu menjadi kenyataan, dalam waktu yang tidak terlalu lama,  MTsN Malang juga  meraih reputasi yang  membanggakan.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru