Suarapemerintah.id – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kota Kendari baru di dirikan pada tahun 2016. Artinya, MAN IC di Provinsi Sulawesi Tenggara ini baru berjalan lima tahun.
Meski demikian, sarana prasarana dan fasilitas madrasah ini tidak kalah dengan lembaga pendidikan lainnya. Maklum, tiga tahun terakhir, MAN IC Kendari mendapat dukungan penuh dari pemerintah, berupa pembangunan fasilitas pendidikan melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Kepala MAN IC Kendari Abdul Basit menjelaskan, madrasahnya kali pertama mendapat bantuan SBSN pada tahun 2018. Saat itu, anggaran yang diterima digunakan untuk membangun gedung laboratorium terpadu dan perpustakaan. Tahun 2019, MAN IC Kendari kembali menerima SBSN dan digunakan untuk pembangunan gedung pusat pembelajaran terpadu dan gedung pusat layanan kegiatan siswa.
“Tahun ini, kita kembali mendapat SBSN dan digunakan untuk pembangunan gedung asrama terpadu dan gedung pusat layanan keagamaan terpadu,” terang Abdul Basit di Kendari, Rabu (09/12).
“Saat ini pembangunan masih dalam proses penyelesaian,” sambungnya.
Menurut Basit, dukungan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Bappenas dalam program pembangunan dengan skema pembiayaan SBSN berdampak signifikan terhadap prestasi MAN IC Kendari. Hal ini sejalan dengan salah satu Nawacita Presiden Joko Widodo untuk membangun dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
“Alhamdulillah, MAN IC Kendari terus mampu berproses meningkatkan kulitas pendidikan. Aspek mutu pembelajaran peserta didik terus meningkat, kegiatan kesiswaan juga lebih terukur dan terarah, dan ini menjadi daya tarik bagi peserta didik baru,” jelas Basit.
Hal ini, lanjut Basit, dibuktikan dengan sejumlah prestasi nasional baik akademik maupun non akademik yang diraih siswa, utamanya mereka yang tinggal di asrama. Tercata ada tiga prestasi nasional yang diraih siswa MAN IC Kendari pada 2018, yaitu: Juara 2 Kuis Ki Hajar Dewantara, Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah UISI, dan Juara 3 Passing Chalenge Madrasah Robotics Competition.
Tahun 2019, prestasi siswa meningkat. Mereka tidak hanya berprestasi pada ajang nasional, tapi bahkan juga internasional. Tercatat, siswa MAN Insan Cendekia Kendari menjadi juara 2 Olimpiade Sains Nasional, Juara 2 Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional, 100 Besar Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional, Juara 2 Kuis Ki Hajar,serta juara 2 dan 3 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Nasional.
Di tingkat internasional, siswa MAN Insan Cendekia Kendari menjadi peserta Kennedy Lugar Youth Exchange and Study (YES) di Amerika Serikat dan mendapat Merit Awards Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO).
Meski ada pandemi, tahun ini sejumlah siswa MAN IC Kendari juga terus mengukir prestasi. Mereka ikut ambil bagian sebagai peserta Parlemen Remaja tingkat Nasional tahun 2020. Ada juga yang menjadi juara 2 Kompetisi Sains Madrasah Online bidang Geografi Terintegrasi (KSMO) Tingkat Nasional. “Tahun ini, MAN IC Kendari kembali dipercaya menjadi peserta Kennedy Lugar Youth Exchange and Study (YES) di Amerika Serikat tahun 2020,” jelas Basit.
Selain prestasi, kata Basit, sarana prasana MAN Kendari yang semakin lengkap meningkatkan minat dan kepercayaan masyarakat. Madrasah binaan Kementerian Agama ini terus mengalami kemajuan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Apalagi, madrasah berbasis asrama ini juga dinilai mampu meletakkan dasar kecerdasan pengetahuan, akhlak mulia, kepribadian serta keterampilan untuk bisa hidup mandiri.
“Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, madrasah, termasuk MAN IC Kendari, saat ini sangat diminati oleh masyarakat dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam memberikan pendidikan bagi putra putri mereka,” tandasnya.


.webp)


















