spot_img

BERITA UNGGULAN

Menristek : Indonesia Harus Kuasai Teknologi Drone

SuaraPemerintah.id – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brojonegoro, mengungkap program drone kargo yang tengah disiapkan di kementeriannya.  Menurutnya, drone akan menjadi tren teknologi masa depan baik militer maupun sipil.

Untuk sipil, Bambang mencontohkan, drone bisa berperan penting untuk membawa kargo karena kegiatan ekonomi membutuhkan pergerakan barang antar daerah yang semakin tinggi.

- Advertisement -

“Mudah-mudahan program kargo drone yang segera akan kita luncurkan akan menjadi pelengkap kemampuan kita menguasai teknologi dirgantara,” katanya di sela Aerosummit 2020 yang disiarkan daring, Senin 28 Desember 2020.

Bukan cuma teknologinya, Bambang juga mengungkap keyakinannya kalau pasar penggunaan drone akan makin berkembang.

- Advertisement -

Dia memprediksi nilainya lebih dari seratus miliar dolar Amerika bertolak dari nilai pasar drone yang disebutnya senlai 13 miliar dolar.

Itu sebabnya, Bambang mengatakan, Indonesia harus menguasai teknologi drone.

“Arah dan riset inovasi penerbangan dan dirgantara Indonesia tentunya harus kita sesuaikan dengan apa yang menjadi tren dunia dan kebutuhan Indonesia tentunya.”

Khusus untuk industri penerbangan di Indonesia, Bambang menjelaskan, sedang disusun road map lewat pembentukan Komite Kedirgantaraan Indonesia, pengganti Dewan Penerbangan Indonesia (Depanari).

Kemenristek juga mengundang peran dari berbagai institusi dan kementerian/lembaga untuk memperkuat komite itu.

Bambang mengatakan, road-map tersebut juga mencakup rencana pengembangan industri pesawat terbang menyusul program pesawat N219 Nurtanio, pesawat perintis hasil pengembangan bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan PT Dirgantara Indonesia.

Bambang menyebut program pengembangan pesawat N245 (pesawat terbang berkapasitas 45 penumpang) serta pesawat R80 berkapasitas 80 orang.

“Mudah-mudahan pelaku industri atau bisnis penerbangan yang hadir pada hari ini bisa membuat rencana jangka panjang bagaimana melengkapi armadanya dengan pesawat-pesawat buatan Indonesia,” kata mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas itu.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru