Senin, Februari 2, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

UHN IGB Sugriwa akan Miliki Pusat Kajian Manuskrip Nusantara

SuaraPemerintah.id – Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya akan segera memiliki pusat kajian manuskrip nusantara.

Pusat kajian manuskrip itu rencananya akan diresmikan Menteri Agama Fachrul Razi bersamaan dengan peresmian alih status Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) menjadi Universitas Hindu Negeri.

- Advertisement -

“Diperkirakan Menteri Agama Fachrul Razi pada akhir minggu ini akan meresmikan transformasi Institut menjadi Universitas dan kesiapannya sudah dipersiapkan secara maksimal,” kata I Gusti Ngurah Sudiana, di Bali, Minggu (23/12).

“Para mahasiswa UHN IGB Sugriwa nanti akan menampilkan beberapa kreativitas seperti pertunjukan tarian di depan Menteri Agama Fachrul Razi. Selain itu juga, ada penampilan Yoga, dan pencak silat khas Bali. Yang tak kalah penting adalah peluncuran pusat kajian manuskrip Nusantara UHN IGB Sugriwa,” sambungnya.

- Advertisement -

Dijelaskan I Gusti Ngurah Sudiana, pusat kajian manuskrip nusantara di UHN IGB Sugriwa ini didirikan dengan beberapa alasan. Pertama, di nusantara ini, terdapat ribuan manuskrip dengan ragam bentuk, isi, bahasa, aksara dan bahannya.

“Kedua, manuskrip ini merupakan kekayaan khasanah bangsa dan kebudayaan Indonesia yang umumnya mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang tak dimiliki oleh bangsa lainnya di dunia,” kata I Gusti Ngurah Sudiana.

Alasan ketiga, kata I Gusti Ngurah Sudiana, sebagian masyarakat belum banyak mengenal, memahami, dan bahkan cara memelihara manuskrip. Keempat, belum banyak peneliti di Indonesia yang tertarik terhadap kajian manuskrip.

“Melalui peluncuran pusat kajian manuskrip ini nantinya diharapkan UHN IGB Sugriwa bisa menyumbang berupa naskah, keilmuan dan manfaat kepada masyarakat berkaitan dengan pelestarian, penelitian dan pengkajian naskah manuskrip yang ada di nusantara untuk diteliti, dikaji, bukan saja oleh akademisi di nusantara tapi juga para pengkaji dari seluruh dunia,” ujarnya.

“Sehingga, UHN IGB Sugriwa tidak hanya dikenal di nusantara tapi juga dikenal di dunia, khususnya berkaitan dengan naskah manuskrip,” tutupnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru