spot_img

BERITA UNGGULAN

MenPANRB : ASN Harus Siap Divaksin, Karena Melayani Masyarakat Harus Sehat

SuaraPemerintah.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo meminta kesiapan aparatur sipil negara (ASN) untuk divaksin.

Tjahjo menjelaskan sebagai garda terdepan pemerintah dalam hal pelayanan publik, aparatur sipil negara (ASN) harus dalam kondisi sehat.

- Advertisement -

“Teman-teman ASN harus siap divaksin karena tugas kita melayani masyarakat, dan harus sehat,” ujar Tjahjo saat meresmikan Mal Pelayanan Publik secara daring pada Rabu (10/2).

Petugas pelayanan publik menjadi sasaran kedua program vaksinasi nasional setelah tenaga kesehatan. Presiden Jokowi meminta pemerintah daerah menyiapkan manajemen percepatan vaksinasi Covid-19.

- Advertisement -

Saat ini, vaksinasi telah dilakukan kepada para tenaga kesehatan di seluruh Indonesia dan akan mulai diberikan kepada petugas pelayanan publik pada pekan depan.

Tjahjo mengatakan, dalam menghadapi bencana yang terjadi di Tanah Air, termasuk pandemi Covid-19, dibutuhkan gotong royong dari semua pihak.

Tak hanya Pemerintah pusat dan Pemerintah daerah, kata Tjahjo, TNI-Polri, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas, partai politik juga harus berperan.

Mengenai program vaksinasi Covid-19, kata Tjahjo, pemerintah menargetkan untuk tahun ini, sebanyak 70 persen masyarakat bisa divaksin. Sehingga,  herd immunity atau kekebalan komunitas bisa diciptakan. Diharapkan, dengan adanya herd immunity ini penyebaran virus korona bisa dicegah.

“Nah, ASN juga dibutuhkan dalam mensukseskan vaksinasi Covid-19 yang merupakan upaya mengakhiri pandemi Covid-19. Karena itu saya minta teman-teman ASN harus siap divaksin karena tugas kita melayani masyarakat, dan harus sehat. Mari kita bergotong royong hadapi pandemi,” ujarnya.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, 10 juta dosis vaksin yang baru pada Selasa (2/2) pekan lalu rencananya ditujukan untuk petugas publik.

“10 juta dosis yang kita terima hari ini rencananya akan digunakan untuk melakukan vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik,” kata dia.

Pemerintah akan melakukan vaksinasi pada 17,4 juta petugas pelayanan publik di daerah terpapar Covid-19 di Indonesia. Vaksinasi untuk petugas publik ini merupakan tahap kedua setelah vaksinasi bagi 15 juta tenaga kesehatan dirampungkan.

Ia mengatakan, hingga saat ini sudah lebih dari 500 ribu tenaga kesehatan divaksinasi Covid-19.Siti Nadia pun sangat optimistis bahwa vaksinasi untuk total 1,5 juta tenaga kesehatan Indonesia bisa selesai paling lambat akhir Februari 2021.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru