SuaraPemerintah.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) kembali menyalurkan bantuan kuota internet gratis di tahun 2021 untuk siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Kabar tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Ia mengatakan, meski tahun ini besar kuota tak sebesar pada 2020, namun kuota tersebut dapat mengakses semua laman.
“Kuota ini adalah kuota umum, jadinya dapat mengakses seluruh laman dan aplikasi,” jelas Nadiem dalam Pengumuman Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2021 secara daring, Senin (1/3/2021).
Jika bantuan tahun lalu jumlahnya dibagi menjadi dua yakni Kuota Belajar dan Kuota Umum, untuk bantuan yang dimulai bulan Maret hingga Mei mendatang hanya menggunakan Kuota Umum. Besarannya pun jauh lebih sedikit dibandingkan bantuan yang telah diberikan sebelumnya.
“Masukkan dari masyarakat untuk meningkatkan fleksibilitas dari penggunaan kuota tersebut. Tahun 2021 kita memberikan kuota giga lebih kecil dari sebelumnya, tetapi kuota ini diberikan Kuota Umum jadi bisa digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam Konferensi
Pers Pengumuman Bantuan Kuota Data Internet tahun 2021, Senin (1/3/2021).
Nadiem menerangkan, meski dapat mengakses semua laman, namun ada beberapa laman dan aplikasi yang tak termasuk dalam tanggungan kuota gratis Kemendikbud 2021.
Paket kuota, kata Nadiem, dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali: Situs yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Situs dan aplikasi media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook.
Sementara itu Youtube bisa diakses dalam Kuota Umum ini. Nadiem beralasan karena platform berbagi video itu menjadi tempat materi pembelajarannya.
“Kebanyakan aplikasi seperti game, sosial media seperti Facebook, TikTok, misalnya Instagram,” terang Nadiem.
Namun, ia mengatakan Youtube masuk dalam daftar laman dan aplikasi yang dapat diakses, karena kini banyak guru yang melakukan pembelajaran melalui media tersebut.
Sedangkan untuk akses aplikasi pembelajaran lain seperti Zoom tetap dapat diakses dalam bantuan kuota ini. Bantuan kuota internet ini akan diberikan pada tanggal 11-15 setiap bulannya. Kuota akan berlaku selama 30 hari sejak kuota data diterima.
Penerima bantuan ini termasuk mereka yang telah menerima bantuan kuota pada bulan November dan Desember tahun lalu. Namun Nadiem mengatakan jika ada penerima bantuan lalu yang hanya menggunakan kuota dibawah 1GB tidak akan diberikan lagi.
“Yang nomornya berubah atau belum menerima akan menerima di bulan Apriol. Melapor kepada satu pendidikan sebelum april untuk mendapatkan bantuan,” kata Nadiem.
Besaran kuota besaran kuota belajar yang akan didapat selama Maret, April dan Mei 2021:
1. Siswa PAUD
Siswa di jenjang pendidikan ini mulai bulan Maret 2021 akan mendapatkan 7GB perbulannya. Sementara pada bantuan sebelumnya total 20GB, yang terdiri dari 5GB Kuota Umum dan Kuota Belajar 15GB.
2. Siswa Pendidikan Dasar dan Menengah
Untuk bantuan sebelumnya, seluruh siswa mendapatkan 35GB yang dibagi menjadi Kuota Umum 5GB dan Kuota Belajar 35GB. Sedangkan saat ini akan diberikan 10GB perbulan.
3. Pendidik PAUD dan jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah
Para pendidik ini akan mendapatkan bantuan 12GB perbulan mulai Maret hingga Mei 2021 mendatang. Sedangkan sebelumnya ada Kuota Belajar 37GB dan Kuota Umum 5GB dengan total 42GB.
4. Mahasiswa dan Dosen
Baik mahasiswa dan dosen mendapatkan kuota internet 15GB perbulan. Saat bantuan sebelumnya keduanya diberikan mencapai 50GB dengan rincian 45Gb Kuota Belajar dan sisanya Kuota Umum.(red/ami)


.webp)













