Senin, Februari 2, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pemkot Kediri Masih Evaluasi Rencana Sekolah Tatap Muka Pasca Vaksinasi Guru

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kota Kediri akan mengevaluasi rencana pembelajaran tatap muka. Kota Kediri telah dilakukan vaksinasi kepada para guru mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga SMA.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menegaskan segera mengevaluasi bisa tidaknya pembelajaran tatap muka. Pembelajaran rencananya tetap dengan protokol kesehatan.

- Advertisement -

“Pelaksanaan vaksinasi guru TK sampai SMP sudah 60 persen dan yang ini 60 persen juga. Nah, mudah-mudahan dengan datangnya vaksin baru kita akan menuntaskan 40 persen yang belum. Sehingga kalau guru sudah divaksin, nanti kita akan mengevaluasi bisa nggak kalau kita melakukan sekolah tatap muka. Kalau bisa ya tentu tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya di Kediri, Jawa Timur, Senin, 9 Maret 2021.

Abdullah Abu Bakar meninjau secara langsung proses vaksinasi COVID-19 pada para guru tingkat SMA dan yang sederajat. Selain itu, vaksinasi juga dilakukan pada para pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri. Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan di tiga tempat yakni di SMA Negeri 1 Kediri, SMA Negeri 7 Kediri, dan SMA Negeri 8 Kediri.

- Advertisement -

Mas Abu atau sapaan akrab Abdullah Abu Bakar ini mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi bagi guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri menyasar 1.280 orang dan diharapkan bisa selesai dalam satu hari. Sementara untuk guru TK, SD, dan SMP menyasar 1.619 orang dan telah dilakukan pada hari Kamis (4/3) dan Jumat (5/3).

Abu menambahkan guru menjadi prioritas utama karena memiliki risiko yang tinggi. Maka dari itu, vaksinasi COVID-19 dilakukan pada tenaga pendidik dan guru. Harapannya ke depan aktivitas belajar mengajar bisa secepatnya dilakukan, demi mencegah penyebaran COVID-19.

“Dari data yang kami punya rata-rata anak-anak muda itu kenanya OTG (orang tanpa gejala). Makanya gurunya yang memiliki risiko kami vaksin dulu. Mudah-mudahan dengan seperti ini dapat mempercepat pembelajaran tatap muka,” ujar dia.

Abu juga menilai manajemen vaksin di Kota Kediri sudah baik. Sasaran vaksinasi telah tepat dan berdasarkan tingkat risiko. Selain itu, puskesmas di kota ini juga telah baik melaksanakan vaksinasi dengan cukup baik, sehingga semua bisa berjalan dengan lancar dan tepat.

Perlu diketahui Kota Kediri dalam vaksinasi COVID-19 tahap dua ini mendapatkan 2.450 vial untuk seluruh pelayan publik. Proses vaksinasi dengan risiko tinggi yang didahulukan seperti pedagang dan pejabat publik termasuk pendidik.

“Jadi yang memiliki risiko tinggi kami dahulukan, seperti pedagang pasar, ASN di pelayanan publik, TNI, Polri, dan guru. Sebentar lagi kami lakukan vaksinasi kepada tokoh agama karena mereka juga memberikan pelayanan dengan umat. Rencananya hari Rabu atau Kamis kami lakukan vaksinasi. Untuk yang hari ini vaksinasi berjalan lancar dan pas,” kata dia.

Abu meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Negeri 1 Kota Kediri dan SMA Negeri 7 Kota Kediri. Ia memastikan secara langsung proses vaksinasi berjalan dengan baik dan lancar. (red/pen)

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru