Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Dorong Edukasi Perdagangan Berjangka Kopi, Kemdag Dukung Kolaborasi JFX dan AEKI

SuaraPemerintah.id – Kementerian Perdagangan (Kemdag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyambut baik kolaborasi antara PT Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange/JFX) dan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI).

Kolaborasi JFX dan AEKI diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam rangka sosialisasi dan edukasi tentang perdagangan pasar fisik dan kontrak berjangka komoditi kopi yang disaksikan secara langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

- Advertisement -

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama Stephanus Paulus Lumintang dan Ketua Umum AEKI Irfan Anwar, Kamis (8/4/2021) di Kantor AEKI Sumatra Utara, Medan, Sumatra Utara.

“Pemerintah menyambut terbuka dan mendukung berbagai pihak yang berniat baik dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama petani kopi. Diharapkan penandatanganan MoU antara JFX dan AEKI dapat diimplementasikan dengan baik dan memberi manfaat yang besar bagi para pemangku kepentingan, yaitu eksportir dan industri kopi Indonesia,“ ujar Wamendag Jerry.

- Advertisement -

Kepala Bappebti Sidharta Utama yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, tingkat pertumbuhan transaksi kopi cukup signifikan.

Berdasarkan data transaksi di BBJ, hingga kuartal-III 2020, volume transaksi kopi naik 63,06% (YoY) dengan kontribusi kopi terhadap total volume transaksi mencapai 33,4%.

Total transaksi kontrak komoditi di kuartal III-2020 lalu tercatat sebesar 1,24 juta lot, dengan kontrak size kopi jenis Robusta sebesar 5 ton dan Arabika sebesar 2 ton.

Dengan tingkat harga saat ini yaitu Robusta di kisaran harga Rp19.700-Rp20.800/kg dan Arabica Rp68.000-Rp71.000/kg, kopi akan tetap menarik untuk diperjualbelikan di JFX.

“Majunya industri ini akan mendorong berkembangnya sektor pendukung seperti perkebunan kopi, baik perkebunan kopi rakyat maupun perkebunan skala besar milik BUMN dan swasta nasional,” imbuhnya.

Dirut JFX Stephanus menjelaskan, penandatangan MoU dengan AEKI ini merupakan terobosan baru JFX sebagai perwujudan kolaborasi antara institusi dan asosiasi dalam rangka meningkatkan sosialisasi dan edukasi guna meningkatkan pemahaman, fungsi dan peran dari perdagangan berjangka khususnya kontrak komoditi kopi.

Sementara itu, Ketua AEKI Irfan menegaskan, kopi dapat menjadi alternatif pembiayaan untuk menjaga ketersediaan kopi, memanfaatkan sarana lindung nilai (hedging), dan pembentukan harga. Selain itu juga dalam bidang edukasi untuk menciptakan pelatihan profesi kopi seperti barista.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru