Senin, Februari 2, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Peran Penyuluh BNN Dalam Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika

SuaraPemerintah.ID– Penyuluh Narkoba memiliki peran penting dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Para penyuluh tersebut merupakan garda terdepan dalam menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat.

Kepala BNN RI Petrus Reinhard Golose saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluh Narkoba, bahwa para Penyuluh Narkoba memiliki peran strategis dalam menekan sisi penyalahgunaan narkoba. Mereka dapat melaksanakan upaya kampanye publik secara komprehensif dalam rangka memberikan pemahaman masyarakat bahaya narkoba.

- Advertisement -

“Berikan pengetahuan tentang rehabilitasi, agar masyarakat dapat mengajak penyalah guna untuk berani rehabilitasi,” ujar Kepala BNN Petrus Reinhard Golose di hadapan lima ratusan peserta Bimtek virtual, pada Rabu (25/8/21).

Kepala BNN juga berpesan kepada para penyuluh untuk senantiasa mengasah kemampuan, keterampilan dan kompetensinya. Oleh karena itulah, kegiatan pada hari ini memiliki arti sangat penting bagi para Penyuluh Narkoba.

- Advertisement -

Dalam kesempatan ini, Kepala BNN mengingatkan bahwa implementasi War on Drugs dimulai dari pedesaan di seluruh penjuru nusantara. Fakta saat ini, desa berada di pinggiran kota, pesisir, hingga di perbatasan negara sangat rentan dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Kerentanan desa akan bahaya narkoba ini bukan rekaan semata, karena data menunjukkan di tahun 2021 jumlah daerah rawan narkoba telah mencapai angka 2.788 kawasan (968 Bahaya dan 1.820 Waspada). Oleh karena itulah, Kepala BNN menekankan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan Desa Bersinar terutama dalam bidang pencegahan.

Sebelum menutup sambutannya, Kepala BNN memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran di Deputi Bidang Pencegahan dan pelaksana teknis di BNNP/K yang secara aktif meningkatkan peran para Penyuluh Narkoba.

Sementara itu Deputi Pencegahan BNN RI, Sufyan Syarif, memberikan pembekalan khusus kepada seluruh Kepala BNNK di Indonesia yang turut hadir dalam kegiatan bimtek. Ia berpesan agar seluruh jajaran di daerah memiliki persepsi sama tentang tentang tugas pokok dan program prioritas nasional secara mendetail di bidang pencegahan.

Selanjutnya, Deputi Pencegahan menekankan kembali tentang program Desa Bersinar menjadi salah satu prioritas nasional. Menurutnya, program tersebut merupakan suatu wadah mengintegrasikan seluruh bidang dari mulai pencegahan hingga rehabilitasi.

“Program ini sangat penting karena komprehensif dan manfaatnya bisa dirasakan secara konkret langsung oleh masyarakat,” tutur Sufyan.

Untuk meraih hasil maksimal, Deputi Pencegahan meminta agar para pelaksana di lapangan memiliki mindset kerja sama melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru