Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Prasarana PON XX 90 Persen Rampung, Jokowi Minta Semua Atlet Divaksin

SuaraPemerintah.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali menjelaskan dalam rapat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua antara lain tentang kesiapan infrastruktur baik tempat pertandingan hingga akomodasi penginapan bagi para atlet, ofisial, dan anggota kontingen lainnya.

“Secara keseluruhan bahwa kesiapan dari prasarana itu sudah sekitar 90-an persen, tersisa adalah melakukan finishing dan juga pengisian peralatan atau perlengkapan di dalam baik itu tempat penginapan atau akomodasi maupun venue. Misalnya, harus ada segera kita masukkan AC, water heater, tempat tidur, lainnya itu menjadi tanggung jawab dari PB PON dan lain-lainnya,” papar Amali dalam Rapat terbatas digelar secara virtual melalui konferensi video, Selasa, (13/08/21).

- Advertisement -

Selain itu, Amali juga memastikan kesiapan dari sisi peralatan disiapkan oleh pemerintah pusat atau Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk 26 cabang olahraga dan 36 nomor pertandingan. Menpora menyebut bahwa semua peralatan akan berada di Papua pada akhir Agustus nanti.

“Bahkan sudah ada yang terpasang karena sudah ada cabor-cabor yang melakukan test event. Kemudian, di samping itu ada 13 cabor yang peralatannya disediakan oleh PB PON dan itu semua sama statusnya,” jelasnya.

- Advertisement -

Pelaksanaan PON XX di Papua dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 2-15 Oktober 2021. Sementara itu, ajang Peparnas akan dilakukan sebulan setelahnya tanggal 2-15 November 2021.

Untuk PON, pertandingan akan dilaksanakan di 4 subklaster yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. PON XX akan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang melibatkan setidaknya 6.400 atlet dan 3.500 ofisial.

Untuk Peparnas, pertandingan bakal digelar di dua tempat, yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, menggunakan arena yang sebelumnya digunakan untuk PON. Ajang Peparnas akan menggelar pertandingan bagi 12 cabang olahraga akan diikuti oleh 1.935 atlet serta melibatkan 740 ofisial.

“Jadi untuk para atlet disabilitas kita, tidak perlu membangun fasilitas baru. Karena setelah digunakan untuk PON, akan langsung bisa digunakan untuk para peserta Peparnas,” jelas Amali.

Dalam rapat terbatas tersebut, sambung Amali, Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar vaksinasi bagi para atlet dan seluruh kontingen akan terjun di PON disegerakan. Tak hanya para atlet dan ofisial, Presiden juga meminta agar masyarakat sekitar tempat pertandingan maupun tempat akomodasi mendapatkan vaksinasi Covid-19.

“Tadi arahan Bapak Presiden supaya dimasifkan bahkan vaksinnya akan ditambah jumlahnya untuk Papua dan akan diperkirakan bulan Agustus selesai semua divaksin,” tutup Amali.

Sementara itu, terkait dengan ada atau tidaknya penonton saat pertandingan PON dilaksanakan, Menpora menyebut bahwa hal tersebut akan diputuskan pada bulan September mendatang. Pemerintah sendiri akan terus memantau perkembangan Covid-19 dalam mengambil keputusan tersebut.

“Apakah tanpa penonton atau menggunakan penonton terbatas atau sebagian, itu belum diambil keputusan pada rapat terbatas tadi karena kita masih melihat dan memantau perkembangan dari Covid itu sendiri,” ungkapnya.

“Terakhir dari sisi keamanan, Pak Kapolri dan Panglima TNI menyampaikan tentang dukungan penuh dari Pak Kapolri dan Panglima TNI dan bahkan sudah menyampaikan hal-hal yang akan dikerjakan oleh kedua institusi itu,” tandasnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru