SuaraPemerintah.ID-Ikatan Pranata Humas Indonesia (Iprahumas) didukung penuh oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menggelar Konvensi Nasional Pranata Humas dengan tema, Peran Pranata Humas Dalam Mengawal Kebijakan Pemerintah di Era Digital.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengungkapkan, penyelenggaraan komunikasi publik sangatlah krusial dan perlu dibangun secara efektif guna terciptanya interaksi simultan antara pemerintah dengan publik.
Masih kata Johnny, bahwa keberhasilan kinerja pemerintah tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik tetapi juga kepercayaan publik.
“Pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi yang dapat dipahami dan dirasakan oleh publik, itulah yang menumbuhkan keyakinan publik bahwa kita tidak sedang diam saja,” tegas Johnny, di Cibubur, Senin (30/08/21).
Jhonny mengimbau agar komunikasi publik nasional terus dikembangkan seirama dengan kemajuan saat ini. “Kita perlu segera memutakhirkan dan meningkatkan kapabilitas sistem komunikasi publik nasional agar sigap mengikuti dinamika perubahan terjadi,” imbuh Johnny.
Pranata Humas kini, menurutnya, perlu merangkul berbagai lembaga beserta sistem informasi dan komunikasi yang berada di dunia nyata, baik dalam bentuk tradisional atau konvensional. Hal tersebut dapat memperkuat pembangunan dan penyelenggaraan komunikasi publik sehingga kebijakan dan program pembangunan ini dapat diterima, dipahami, dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.
Pada kesempatan sama Plt. Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik (TKKKP), Bambang Gunawan memaparkan, masyarakat harus memperoleh akses informasi memadai, sehingga memungkinkan mereka berperan dalam proses pembangunan. Dengan demikian, humas pemerintah harus handal dan mampu menyerap aspirasi masyarakat serta mendiseminasikan informasi dibutuhkan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Bambang mengatakan bahwa Pranata Humas masa kini harus mampu berdiri sejalan dengan enam pilar Government Public Relations.
“Enam pilar tersebut meliputi media relations, kemampuan diseminasi informasi, pelayanan informasi publik, aktivitas jubir yang mampu mengontrol agenda setting media, media monitoring, dan audit persepsi publik, yang berbasis digital sesuai dengan perkembangan teknologi,” jelas Bambang.
Pemilihan Ketua Umum Iprahumas merupakan salah satu agenda dalam Kongres Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Indonesia Tahun 2021. Kongres Iprahumas tersebut merupakan rangkaian kegiatan Konvensi Pranata Humas Pemerintah 2021. Salah satu hasil kongres yakni memutuskan ketua umum Iprahumas terpilih untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Usai melewati serangkaian proses pemilihan, diumumkan Thoriq Ramadani, Pranata Humas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sebagai Ketua Umum Iprahumas Indonesia periode 2022-2024.
Dalam kesempatan terpisah, Thoriq mengatakan bahwa dirinya berharap image terkait Humas Pemerintah, khususnya Pranata Humas di mata publik kian positif. Komunikasi publik dilakukan oleh humas pemerintah berpotensi besar mendukung pembangunan nasional.
“Setiap konten-konten komunikasi publik disebarkan akan membuat masyarakat memahami setiap program dan kebijakan pemerintah,” kata Thoriq.
Masih kata Thoriq, Peran komunikasi dan humas pemerintah sangat penting untuk mensosialisasikan pesan positif dan prestasi Pemerintah. Hal itu agar kepercayaan publik terhadap Pemerintah semakin terbangun dan reputasi Pemerintah semakin terjaga.
“Ada beberapa program kerja sudah disampaikan saat kampanye dan membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pranata humas, yaitu Iprahumas Indonesia Award, Pranata Humas of The Month, Sertifikasi Kehumasan, Mencetak 100 Penulis, dan Bimtek Fast Track DUPAK,” bebernya.
Selain kelima program kerja di atas, dalam waktu dekat, Iprahumas Indonesia akan melakukan open call untuk merekrut Pranata Humas Indonesia bisa berkontribusi dalam kepengurusan IPRAHUMAS untuk periode selanjutnya.
Lebih jauh Thoriq mengajak kepada seluruh Pranata Humas untuk mendaftar dan bersama-sama membangun IPRAHUMAS dan dapat memberikan manfaat untuk profesi Pranata Humas, Pemerintah, dan masyarakat luas. Menjadi bagian Pengurus Pusat IPRAHUMAS merupakan salah satu ajang pengembangan diri bagi Pranata Humas.
Metode voting online sudah dilakukan sangat efektif dan efisien, tidak perlu membutuhkan anggaran besar dan bisa menjangkau anggota yang tersebar di berbagai wilayah. Thoriq berhasil meraih 177 (29 persen) dari 612 suara.


.webp)


















