SuaraPemerintah.id – Jumat 21 Januari 2022 merupakan hari yang berkah bagi Perpustakaan Provinsi (Perpusprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Pasalnya di hari baik tersebut, Wakil Rektor III Universitas Bangka Belitung (UBB) Dr Dwi Haryadi memberikan sumbangan sekaligus tambahan koleksi buku ke Perpusprov Babel.
Tiga buah buku dengan judul “Politik Ekologi”, “Pengantar Hukum Pertambangan Minerba” dan “Hukum tidak Selasa Tegak” itu diserahkan Dwi Haryadi langsung kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel, Rakhmadi, S.Pd., M.A didampingi Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno, Dr Mirdawati di ruang kerja Kepala DKPUS Jumat siang.
Dr Dwi Haryadi menjelaskan, pihaknya dari kalangan kampus melakukan riset-riset, kajian-kajian yang masuk dalam tridharma perguruan tinggi. Tentu saja hasil-hasil riset yang dilakukan itu dipublikasikan dalam bentuk jurnal, buku, diantaranya seperti yang disampaikan saat ini ke Perpusprov Babel.
Buku-buku yang disumbangkan ke Perpusprov ini sengaja disebarkan melalui Perpusprov yang sifatnya publik, supaya bisa diakses oleh masyarakat berbagai kalangan, mulai dari siswa, mahasiswa sampai umum. “Dengan harapan masyarakat memiliki pemahaman yang sama tentang kajian berupa buku tersebut, juga dan memiliki kemampuan literasi yang lebih baik,” katanya.
“Sebagai seorang dosen, kita tidak hanya menjadi ‘menara gading’ di kampus, tapi hasil-hasil riset kita di masyarakat bisa kita desiminasikan dalam bentuk publikasi, sehingga bisa dibaca dan menjadi bahan telaah, bahkan bagus sekali menjadi rekomendasi bagi pengambil kebijakan,” harap Dwi yang juga sebagai Dosen Fakultas Hukum UBB tersebut.
Buku “Politik Ekologi” adalah hasil riset dana hibah Kementerian Pendidikan Ristek. Buku “Pengantar Hukum Pertambangan Minerba” adalah buku ajar yang disampaikan di mata kuliah pertambangan, dan buku ketiga “Hukum tidak Selalu Tegak”, merupakan kumpulan-kumpulan opini dosen yang sudah dipublis di berbagai media, dikompilasikan jadi satu.
Kepala DKPUS Babel Rakhmadi S.Pd., M.A menyampaikan terima kasih adanya tambahan referensi di Perpusprov dari Wakil Rektor UBB ini.
Yang namanya dunia literasi harus terbuka penuh, tadinya mungkin mereka (siswa, mahasiswa, umum) belum mendapatkan banyak buku, dengan adanya tambahan buku dari UBB ini, akan menjadi pembelajaran, masyarakat bisa milek hukum, sekalipun mereka tidak sekolah di bidang hukum.
“Buku-buku ini, misalnya tentang pertambangan minerba, sangat menginspirasi kepada masyarakat kita, anak-anak SMA bagaimana mereka memahami bumi Babel ini bumi minerba. Dari sisi hukum, harus dipelajari, begitu pula dengan politik ekologi berkaitan dengan ruang lingkup dimana mereka berada,” ujarnya.
Masyarakat, lanjut Kepala DKPUS Babel, dapat membaca betapa banyaknya mineral yang terkandung terutama timah di tanah Babel. Makanya buku ini sangat penting. “Ini cocok dibaca untuk tambahan literasi,” tegas Rakhmadi.
Buku-buku ini, masih kata dia, sangat menunjang mahasiswa di Babel khususnya yang banyak belajar di Perpusprov. “Ini sejalan dengan pemikiran kita saat ini, bahwa literasi untuk mencerdaskan dan menyejahterakan itu memang harus kita lakukan,” tutupnya Rakhmadi.
Harapan Kepala DKPUS Babel juga disampaikan kepada perguruan tinggi lain, agar bisa meniru apa yang dilakukan para dosen UBB, untuk berkontribusi terhadap referensi bacaan di Perpusprov Babel.





