Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Mengenal Teknologi Multilokasi Wakatobi Sea Bamboo

SuaraPemerintah.ID – Wakatobi Sea Bamboo merupakan singkatan dari Wahana Perekayasaan Teknologi Konservasi Biota Sea Bamboo.

Teknologi multilokasi ini bisa diaplikasikan baik pada perairan yang relatif tenang maupun berombak dan berarus kencang sehingga memiliki tingkat survivalitas mencapai 90 persen.

- Advertisement -

Melalui Teknologi Wakatobi Sea Bamboo, LPTK Wakatobi telah memberikan alternatif untuk mengatasi kendala restorasi bambu laut di Indonesia, baik kendala teknis maupun lokasi.

Wakatobi Sea Bamboo diciptakan bermula dari kekhawatiran akan eksploitasi berlebihan terhadap bambu laut yang dapat mengancam kelestariannya.

- Advertisement -

Dalam rangka upaya perlindungannya sejalan dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 46/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Bambu Laut (Isis spp.) dan Kepmen KP Nomor 8/KEPMEN-KP/2020 tentang Perlindungan Penuh Bambu Laut (Isis spp.), LPTK membangun Wakatobi Sea Bamboo.

Peneliti LPTK Sunarwan Asuhadi diagunerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan oleh Presiden Joko Widodo, yang diserahkan Menteri Trenggono pada HUT RI tahun 2021.

Sunarwan dinilai berhasil menginisiasi Wakatobi Sea Bamboo yang memiliki keunggulan struktur yang kuat, terdapat ruang perlindungan biota, aneka formasi substrat, bibit lebih tahan pada perairan berombak dan berarus kencang, sehingga menjaga kelestarian bambu laut, yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurut Sunarwan, karya jasa tersebut telah memiliki dampak yang baik antara lain dapat diterapkan di perairan tenang dan berombak atau berarus (skala 7 Beaufort) dengan kecepatan angin kategori kuat (10,8 hingga 13,9 meter per detik) serta ombak mencapai 3-4 m.

Selain itu, substrat berbentuk puzle, dapat dibentuk berbagai formasi; memiliki efek perlindungan biota; serta diaplikasikan di lokasi eksitu dan insitu. Pertumbuhan melalui metode ini mencapai 2,5-3 cm per tahun dengan survival rate lebih dari 90%.

Biaya wahana insitu pun lebih murah. Tak hanya menunjang sektor kelautan dan perikanan, Wakatobi Bamboo Sea juga menunjang sektor lain, seperti pariwisata.

“Gagasan tentang teknologi Wakatobi Sea Bamboo lahir secara orisinil dari internal Tim LPTK dengan mempertimbangkan karakter lokasi Wakatobi sebagai wilayah pulau-pulau kecil yang dipengaruhi oleh dua musim sekaligus, barat dan timur,” kata Sunarwan.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru