SuaraPemerintah.ID – Sebagian atap tribun atau granstand di Sirkuit Formula E roboh pada Sabtu, 28 Mei 2022. Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Widi Amanasto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Yang roboh itu atap tribun yang masih dalam konstruksi, karena diterjang angin badai hujan lebat Jumat malam kemarin,” ujar Widi Amanasto, Sabtu (28/05) dikutip dari berbagai sumber.
Dari keterangan awal, pihak pengelola Sirkuit Formula E menyebut pembangunan atap tribun itu telah selesai. Namun, persoalan teknis rekonstruksi membuat atap tribun roboh ketika diterjang hujan.
Menanggapi itu, Widi Amanasto mengatakan atap tribun Formula E roboh karena belum selesai konstruksi. Ditambah angin kencang yang sempat terjadi di lokasi. “Benar untuk atapnya (belum selesai konstruksi),” tutur Widi. Ia mengatakan saat ini tribun yang roboh sedang dalam proses perbaikan dan menargetkan perbaikan atap selesai hari ini.
Ketua Pelaksana Formula E Jakarta, Ahmad Sahroni membenarkan pernyataan Widi Amanasto. “Angin kencang dan hujan badai tadi malam. Hanya satu grandstand yang roboh, itu atapnya saja,” tegasnya.
Sahroni memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ia mengatakan petugas sudah kembali memperbaiki kerusakan di grandstand tersebut dan perbaikan diperkirakan akan selesai Minggu (29/5) hari ini.
Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab robohnya atap tribun tersebut. “Jadi benar adanya ambruknya (atap tribun) itu tidak ada korban jiwa. Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Penyebabnya itu kan sementara ini karena angin kencang karena hujan yang semalam itu, sementara itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan saat dihubungi wartawan, Sabtu (28/5).
Zulpan mengatakan pihaknya panitia Formula E sedang memperbaiki tiang atap tribun yang roboh tersebut. Lebih lanjut, Zulpan memberi masukan kepada panitia untuk memperhatikan aspek keselamatan di arena Formula E tersebut. Mengingat, pelaksaan Formula E akan digelar dalam waktu dekat.
“(Masukannya) agar lebih diperhatikan faktor keselamatan untuk penonton, mengingat waktu pelaksanaan tinggal satu minggu lagi,” tuturnya.


.webp)

















