SuaraPemerintah.ID – Puncak peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540 digelar pada hari ini, Jumat 3 Juni 2022. Sejumlah rangkaian acara telah disiapkan mulai dari gelaran budaya hingga festival kampung wisata.
Dilansir dari okezone.com, rangkaian kegiatan dimulai pagi hari oleh Forkompinda Kota Bogor dengan memberikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi pelajar yang genap berusia 17 tahun. Kemudian, dilanjutkan dengan mengunjunggi sejumlah rumah sakit untuk mengecek bayi yang lahir bertepatan Hari Jadi Bogor ke-540.
Setelah itu, digelar Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Bogor. Dalam rapat paripurna dilakukan secara tatap muka dan siaran langsung melalui saluran Youtube DPRD Kota Bogor.
Acara puncak HJB pun akan dilakukan di Alun-Alun Kota Bogor dengan helaran. Di mana, akan digelar pawai dari Balai Kota Bogor di Jalan Djuanda menuju Alun-Alun Kota Bogor di Jalan Kapten Muslihat.
Berikut rangkaian kegiatan peringatan HJB ke-540:
3 Juni 2022 :
– Pukul 07.00 WIB, penyerahan akta kelahiran dan KTP yang tersebar di sekolah dan wilayah.
– Pukul 09.00 WIB Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Bogor.
– Pukul 15.00 WIB gelaran di Alun-Alun Kota Bogor.
4 Juni 2022 :
– Pukul 19.30 WIB layar tancap di Alun-Alun Kota Bogor.
3-5 Juni 2022 :
– Bazar UMKM di Nyi Raja Permas
1-10 Juni 2022 :
– Memberikan penghargaan kepada warga berprestasi.
10-12 Juni 2022 :
– Festival Lokal Kecamatan, yang berlokasi di Kecamatan Bogor Barat, Bogor Timur, Bogor Utara, dan Bogor Selatan.
11 Juni 2022 :
– Festival Surken di Jalan Surya Kencana.
15-29 Juni 2022 :
– Babakti Tugu Kujang.
17 Juni-9 Juli 2022 :
– Festival Kampung Wisata di Kampung Tematik.
Sementara itu, Kabag. Ops. Polresta Bogor Kota, Kompol Prasetyo Purbo, mengatakan untuk kelancaran arus lalu lintas, ada dua ruas jalan yang ditutup, yakni Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Dewi Sartika. Jalan Kapten Muslihat akan ditutup selama kurang lebih 30 menit. Sementara itu, Jalan Dewi Sartika harus steril dari kendaraan hingga acara berakhir pukul 23.00 WIB.
“Besok sore itu akan ada iring-iringan Forkopimda Kota Bogor, mulai Balai Kota sampai Alun-alun. Forkopimda menggunakan kuda, kemudian ibu-ibunya (para istri) akan naik delman. Selama kegiatan, Jalan Kapten Muslihat ditutup,” kata Prasetyo di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (2/06) dikutip dari detik.co.
Prasetyo menjelaskan kendaraan dari arah Jalan Merdeka menuju Jalan Juanda yang biasa melewati Jalan Kapten Muslihat akan dialihkan sementara melalui Jalan Paledang hingga tembus Jalan Juanda. Sementara itu, kendaraan menuju Jalan Dewi Sartika via Jalan Gedong Sawah akan dialihkan ke Jalan Pengadilan.
“Jalan Dewi Sartika akan ditutup mulai pukul 13.00 WIB. Kawasan jalan Alun-alun steril dari lalu lalang kendaraan dari pukul 13.00 WIB sampai acara berakhir, perkiraan pukul 23.00 WIB,” kata Prasetyo.
Polisi mengimbau kepada pihak perkantoran untuk menghentikan jam operasional pada pukul 14.00 WIB agar tidak terjebak karena ada penutupan arus lalu lintas.”Kegiatan-kegiatan di kawasan Dewi Sartika dan Kapten Muslihat disarankan untuk menghentikan operasional pukul 14.00 WIB. Jadi dimajukan, biasanya tutup jam 16.00 WIB jadi jam 14.00 WIB, supaya tidak terjadi penumpukan,” sebut Prasetyo.
Sejumlah kegiatan akan digelar di Alun-alun Kota Bogor dalam rangka memperingati hari jadi Bogor ke-540, di antaranya nobar layar tancap, pagelaran seni, dan bazar UMKM.


.webp)















