SuaraPemerintah.ID-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar acara soft launching Indonesia Research and Innovation Expo (INARIE) 2022, Rabu (13/7) kemarin. INARIE yang bertema Digital, Blue, & Green Economy merupakan kegiatan tahunan dan didukung penuh oleh BRIN, akan dilaksanakan di Gedung Innovation Convention Centre (ICC), Cibinong, pada 27 s.d 30 Oktober 2022.
Kepala Biro Komunikasi Publik Umum dan Kesekretariatan (BKPUK) BRIN, Driszal Friyantoni hadir dalam bincang talkshow di salah satu rangkaian kegiatan soft launching INARIE, secara luring di Gedung ICC Cibinong, Rabu (13/7).
Berdasarkan Peraturan Presiden No. 78 Tahun 2021, bahwa semua kegiatan litbangjirap yang bersinggungan dengan penelitian, pengkajian dan penerapan teknologi, ada di BRIN. Menyatukan dan mengintegrasikan semua lembaga, yang sebelumnya Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) seperti LIPI, BATAN, BPPT, LAPAN, dan Ristek.
“Mulai tahun ini, kita juga memasukan dan mengintegrasikan berbagai balitbang, yang mempunyai fungsi sebagai litbangjirap di Kementerian/Lembaga (K/L) ke dalam BRIN. Itulah potret riset, dan inovasi saat ini, “ujar Driszal.
Driszal mengungkapkan, bahwa pemerintah melalui BRIN, tidak hanya mengintegrasikan itu saja. Melalui riset dan inovasi, BRIN juga bisa menggerakkan perekonomian Indonesia. “Swasta dan masyarakat, bisa ikut menggerakkan ekonominya dengan memanfaatkan riset dan inovasi. Diperlukan suatu kolaborasi dengan pihak swasta, sehingga bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.
Lebih lanjut Driszal mengatakan, peserta INARIE yang menampilkan berbagai teknologi, bukan hanya periset BRIN. Kita akan menampilkan UMKM-UMKM yang kita bina, dari teknologi yang dihasilkan. Saat pelaksanaan akan ada booth atau space, yang disediakan untuk peserta UMKM.
Turut hadir Rektor Institut Teknologi PLN (IT PLN), dan Guru Besar Universitas Indonesia, Iwa Garniwa. Dalam bincangnya Iwa mengatakan, BRIN mempunyai visi membangun riset dan inovasi untuk kemajuan bangsa. “Harus ada ajang, salah satunya seperti INARIE ini,” terangnya.
Ia menambahkan, harus disadari bahwa inovasi itu suatu invensi, atau riset yang bisa dihilirisasi, dan dikomersialisasikan. Banyak periset kita yang menghasilkan, tapi tidak sampai tujuan, hanya sampai riset saja. Padahal tujuan negara, semua bangsa, tujuan risetnya memang untuk dihilirisasi, dan dikomersialisasi.
“Kebetulan bidang saya adalah energi, khususnya tenaga listrik. Jika ditanyakan ke depan seperti apa, tentu tidak jauh dengan apa yang terjadi di dunia ini, yang kita sebut transisi energi. Dari sisi energi, ada yang disebut D3, yaitu digitalisasi, desentralisasi, dan, dekarbonisasi,” terang Iwa.
Ketua pelaksana INARIE, Irwan Rahman dari Murtila Promosindo menyampaikan, bahwa pihaknya menyelenggarakan berbagai pameran besar sejak 12 tahun lalu. Bidang yang digeluti, yaitu kelistrikan, energi, dan transportasi, dengan perusahaan yang cukup terkenal dan besar di Indonesia, seperti PLN, PJB, dll. “Tahun 2021, kami juga pernah melaksanakan kerja sama dengan BRIN, yaitu dalam pelaksanaan Indonesia Electric Motor Show, di Serpong”, lanjutnya.
“Pameran ini akan dikemas secara modern, dan futuristik yang mencerminkan tema kegiatan. Kami akan menghadirkan science experience bagi para stakeholder, dan pengunjung. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kami, untuk mendukung sosialisasi program BRIN”, tutur Irwan.
Area di bagi beberapa zona, yaitu dunia Digital, Blue Economy, Green Economy, tujuannya agar memudahkan para pengunjung untuk mendapatkan informasi terkait. Pada zona digital, akan ditampilkan teknologi Artificial Inteligence, Digitalisasi Robotic, Infrastruktur Digital, Aerospace, dll.
“Zona Green Economy, mengenai teknologi hijau di berbagai sektor, termasuk Economy Sircular, biodiversitas dll. Zona Blue Technology, tentang teknologi yang berkaitan dengan energi di bidang kemaritiman, seperti energi gelombang, konservasi, polusi limbah laut, dll. Nantinya, akan tercipta konsep one stop information centre, untuk riset dan inovasi,” imbuhnya.
Pameran diikuti oleh lembaga riset perguruan tinggi, seperti ITI, Politeknik. Kemudian PLN, UMKM, Start Up Company, industri kreatif, organisasi internasional, dll. Acara juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti, Seminar, Talk Show, Workshop, Bisnis Matching, Clinik Consultacy, kompetisi teknologi, dan kunjungan pameran. Diharapkan, INARIE menjadi ajang informasi dan edukasi bagi masyarakat, terutama bagi para periset muda. Hasilnya dapat diterapkan di masyarakat, sesuai dengan program BRIN, sebagai lembaga yang menggawangi riset dan teknologi di Indonesia.
Mulyadi, S.Sos, Pranata Humas Muda Badan Riset dan Inovasi Nasional


.webp)
















