Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Bupati Mojokerto Minta Orang Tua Tak Pengaruhi Independensi Anak

SuaraPemerintah.ID – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meminta para orang tua untuk tidak mempengaruhi independensi anak dalam berkreasi. Hal tersebut dalam rangka mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan hebat.

Hal itu disampaikan Bupati Mojokerto saat membuka lomba mewarnai tingkat TK/RA se-Kecamatan Jetis yang berlangsung di MI Al-Musthofa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (25/1/23) yang diikuti sedikitnya 264 peserta.

- Advertisement -

“Tolong untuk para orang tua, beri dukungan dan support anak-anak. Jangan mengganggu independensi anak-anak. Jangan mengintervensi anak-anak yang bisa mengganggu independensi atau kemerdekaan anak. Biarkan kebebasan anak-anak dalam memberi warna. Karena anak-anak punya fantasi masing-masing,” kata Bupati Mojokerto.

Bupati Mojokerto memaparkan, dengan tidak mengganggu kemerdekaan anak dalam mengekspresikan kreativitasnya, memiliki pengaruh positif terhadap anak saat dewasa nanti, terutama dalam hal keberanian anak untuk menentukan pilihannya sendiri.

- Advertisement -

“Jangan memaksa anak-anak masuk ke dunia bapak ibu. Biarkan anak-anak ini menentukan keputusan dan pilihannya, jadi nanti saat besar, mereka tidak akan susah dalam menentukan pilihan,” ujar Bupati Mojokerto.

Selain itu, Bupati Mojokerto mengatakan, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa yang akan datang membutuhkan generasi yang cerdas. Untuk itu, Bupati Ikfina kembali berpesan kepada para orang tua agar terus memberikan dukungan terhadap kelebihan dan kekhasannya yang dimiliki masing-masing anak.

“Terima dan hargai anak-anak anda apa adanya, semua anak itu spesial dengan segala kekhasannya. Kalau kita ingin anak kita maju dan berkembang dengan baik, maka ayo dukung kelebihannya jika ingin anak-anak anda nanti menjadi anak-anak yang hebat suatu saat nanti,” pesannya.

Bupati Mojokerto mengapresiasi pelaksanaan lomba mewarnai yang diadakan MI Al-Musthofa. Tampak hal berbeda dalam pelaksanaan lomba mewarnai kali ini, bukan kertas yang menjadi media mewarnai, melainkan panitia menyiapkan media berupa totebag.

Sementara itu, Kepala MI Al-Musthofa, Sholehudin Ghozali menyampaikan, alasan panitia menyediakan totebag sebagai media mewarnai yakni setelah lomba usai, hasil karya masih bisa bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari.

Melalui lomba mewarnai ini, Sholehudin berharap dapat memberikan nilai manfaat kepada anak-anak terutama bisa menggugah pengembangan bakat dan kreativitas anak di tengah era digitalisasi ini.

Masa-masa anak sekarang gadget lebih dominan. Dengan kegiatan mewarnai ini, kami berharap akan mengembangkan bakat dan kreativitas anak sejak dini,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru