Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Bupati Bulukumba Resmikan Lumbung Pangan, Mesin Penggiling dan Pengering Padi di Bialo

SuaraPemerintah.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf turut hadir dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Gapoktan Sipakatau Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kamis (2/2/23). Selain itu, Bupati juga meresmikan lumbung pangan, mesin penggiling dan mesin pengering padi.

Bupati Bulukumba memaparkan, salah satu prioritas utama pembangunan daerah Kabupaten Bulukumba yaitu pembangunan sektor ekonomi pertanian.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Bupati Bulukumba mengatakan, adapun tolak ukur pembangunan ekonomi, dapat dilihat dari pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bulukumba yang didominasi sektor pertanian.

“Meski kita mengalami musim yang tidak menentu beberapa tahun terakhir, namun secara umum gerak ekonomi masyarakat di sektor pertanian masih  terus menggeliat,” tuturnya.

- Advertisement -

Menurut Bupati Bulukumba, terbukti sejak krisis pandemi Covid-19 melanda, pertumbuhan ekonomi Bulukumba menurun. Namun, tetap bertumbuh positif 0,43 persen atau tidak sampai anjlok pada angka minus sebagaimana yang terjadi di daerah lain.

“Itu disebabkan karena Kabupaten Bulukumba ditopang oleh sektor pertanian dan ketahanan pangan yang relatif stabil dan mampu bertahan di tengah krisis akibat pandemi,” kata Bupati Bulukumba.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Thaiyeb Maningkasi menjelaskan bahwa bantuan lumbung pangan hingga mesin pengering untuk Gapoktan di Desa Bialo merupakan anggaran pusat atau DAK.

“Kelompok penerima merupakan kelompok yang sudah teregister dan titik lokasinya sesuai poligon,” ujarnya.

Thaiyeb mengatakan, mesin pengering padi ini punya manfaat yang besar. Jika selama ini petani terkendala cuaca saat mengeringkan gabah, tambahnya, maka masalah itu bisa diatasi dan tidak lagi bergantung matahari.

“Dengan adanya bed dryer ini, biar gabah basah bisa langsung dikeringkan. Kualitas beras juga akan semakin baik,” kata Thaiyeb.

Sementara, Kades Bialo Miftahuddin Saleh mengatakan, luas lahan pertanian di desanya sekira 600-an hektar dengan masyarakat yang mayoritas sebagai petani dan peternak.

“Semoga ke depan Gapoktan dapat lebih bersinergi lagi dengan Pemerintah Desa dalam memajukan sektor pertanian,” imbuhnya.

Ketua Gapoktan Sipakatau, Iskandar mengaku pihaknya menyiapkan lokasi sekira 10 are untuk bantuan pusat ini. Selama ini, tambahnya, masing-masing petani menggiling dan mengeringkan gabahnya.

“Mesin ini untuk meringankan petani saja. Minimal, dari yang susah menjemur sudah bisa lebih mudah,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru