SuaraPemerintah.ID – Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku pihaknya berkomitmen dalam melindungi kesejahteraan petani di Karawang. Menurutnya, dibandingkan dengan dunia industri di Karawang, justru keberadaan petani di Karawang sebagai penopang paling penting untuk perekonomian daerah.
“Kita banyak pabrik, tetapi mereka membayar banyaknya ke DKI Jakarta. Berbeda dengan pertanian, putaran uang mereka berada di Karawang, ” kata Cellica Nurrachadiana, Kamis (23/2/23).
Untuk itu, kata Bupati cantik ini, pihaknya akan terus memberikan perhatian khusus. Seperti saat ini makin banyak kemudahan dalam permodalan untuk petani produksi dan UMKM.
Ia mengatakan, bahkan untuk wilayah pertanian Pemkab Karawang berkomitmen menjaga melalui aturan LP2B. Kemudian, pihaknya juga menggratiskan PBB 1 hektar untuk petani asli Karawang.
Serta telah melakukan upaya perlindungan asuransi untuk pertanian di Karawang serta membuat program bengkel alsintan mobile gratis. Sementara itu Kepala Cabang Bjb Karawang Maman Rukmana mengatakan, secara keseluruhan Bank Bjb Karawang telah menyalurkan sebanyak Rp 320 miliar untuk 1.500 debitur dan 70 persen merupakan sektor petani produksi.
Ia menegaskan, KUR dinilai sangat penting untuk para pelaku UMKM. Pertama, karena bantuan ini bisa membantu meningkatkan suplai barang bagi para pelaku usaha.
“Sehingga ini memiliki peran penting bagi pertumbuhan perekonomian di daerah, ” papar Bupati Karawang.
Teranyar di tahun ini, kata Maman, sebanyak Rp 27,4 miliar disalurkan oleh Bjb wilayah 1 Jawa Barat kepada UMKM dan petani.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)


















