Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, membuka acara dengan semangat kolaborasi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo. Dalam sambutannya, Etik menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan para pelaku usaha untuk menggerakkan roda ekonomi.
- Advertisement -
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Sukoharjo, Iwan Setiyono, menyebutkan bahwa expo ini menjadi wadah bagi UMKM untuk memamerkan produk-produk mereka. “Ada 165 stan di Sukoharjo Expo 2024 yang menampilkan berbagai produk mulai dari fesyen, kerajinan, hingga makanan olahan. Selain itu, ada juga stan layanan publik dari perbankan, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan dan kesehatan,” ujar Iwan.
Sukoharjo Expo 2024 tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sebagai tempat bertemunya pelaku UMKM dengan para buyer. Iwan berharap transaksi bisnis yang terjadi selama expo dapat memberikan efek ganda bagi sektor usaha di Sukoharjo. Produk-produk yang dipamerkan, seperti batik, fesyen, furnitur, dan kerajinan tangan, diharapkan bisa menembus pasar ekspor.
- Advertisement -
Expo ini juga diramaikan dengan bazar jajanan dan kuliner lokal, yang diharapkan dapat menggerakkan sektor UMKM kuliner. “Masyarakat bisa meramaikan Sukoharjo Expo 2024 sambil menikmati berbagai kuliner lokal yang ditawarkan,” tambah Iwan.
Bupati Etik Suryani optimis bahwa Sukoharjo Expo 2024 akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan bisnis di Sukoharjo. “Saya berharap transaksi bisnis meningkat selama event ini, sehingga berimplikasi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Etik. Expo ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi untuk memperkuat sektor UMKM sebagai garda terdepan akselerasi ekonomi pascapandemi.
Sukoharjo Expo 2024 mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung perkembangan UMKM lokal demi perekonomian yang lebih baik.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News