Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

UI dan 45 Perguruan Tinggi Raih Rekor MURI dalam Aksi Penuangan Eco Enzyme untuk Lingkungan

SuaraPemerintah.ID – Universitas Indonesia (UI), bersama dengan 45 perguruan tinggi lainnya di Indonesia yang memiliki perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan, melakukan aksi bersama yang mencatatkan UI GreenMetric dalam Rekor MURI untuk “Penuangan Cairan Eco Enzyme oleh Perguruan Tinggi Terbanyak di Indonesia.” Aksi ini dilakukan pada Sabtu, 17 Agustus 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Direktur Utama Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Osmar Semesta Susilo, kepada Plh. Kepala UI GreenMetric, Dr. Junaidi, S.S., M.A, dalam acara Festival Eco Enzyme yang berlangsung di Ruang Apung Perpustakaan Pusat UI.

Sekretaris Universitas UI, dr. Agustin Kusumayati, M.Sc., Ph.D, mengungkapkan bahwa Festival Eco Enzyme adalah salah satu inovasi UI GreenMetric untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. “Tahun ini adalah tahun ketiga Festival Eco Enzyme diadakan, dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 46 universitas. Ini adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi langsung perguruan tinggi terhadap isu lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini akan membentuk karakter dan pemahaman mahasiswa, dosen, serta masyarakat di sekitar kampus,” ujarnya.

- Advertisement -

Festival Eco Enzyme melibatkan kegiatan penuangan cairan eco enzyme atau enzim sampah ke danau atau sungai yang berada di area kampus. Pada tahun ini, terkumpul sebanyak 20.928 liter eco enzyme dari 46 universitas yang kemudian dituangkan ke berbagai perairan seperti danau, sungai, dan telaga yang berada di kampus masing-masing. UI sendiri memproduksi 1.764 liter eco enzyme yang dihasilkan oleh seluruh fakultas, sekolah, dan vokasi, serta sumbangan dari Yayasan Upakara Bioenzim Indonesia. Cairan eco enzyme ini dibuat dari limbah kulit buah dan sayuran yang masih segar, seperti kulit jeruk, kulit melon, dan sisa apel dari limbah penjual jus dan makanan di kantin Kampus UI.

Dr. Junaidi menjelaskan bahwa eco enzyme yang dihasilkan dituangkan ke enam danau di Kampus UI, yaitu Kenanga, Aghatis, Mahoni, Puspa, Ulin, dan Salam. Diharapkan, eco enzyme ini dapat memperbaiki kualitas air di kawasan UI untuk mendukung keberlanjutan ekosistem. Hal ini penting karena keenam danau tersebut berperan dalam melestarikan keanekaragaman hayati, menyediakan suplai air bersih, dan menjadi area resapan air.

- Advertisement -

“Danau-danau ini mendukung daya dukung lingkungan di wilayah Depok dengan mengurangi dampak banjir saat musim hujan dan menyediakan suplai air saat musim kemarau, serta berkontribusi dalam mengatur iklim mikro di Kota Depok. Oleh karena itu, kualitas air di danau UI perlu terus dijaga,” kata Dr. Junaidi.

Selain sebagai filter air, eco enzyme juga dimanfaatkan sebagai pengganti karbol, disinfektan, dan pestisida alami untuk tanaman buah-buahan. Ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan bahan kimia yang dapat merusak kualitas air di sekitar kampus. Upaya ini sesuai dengan poin ke-14 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang berfokus pada pelestarian ekosistem air, laut, dan sumber daya kelautan.

Ke-45 universitas lainnya yang berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Universitas Syiah Kuala, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Lampung, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas Esa Unggul, Universitas Kuningan, Universitas Wahid Hasyim, Universitas Ahmad Dahlan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Wiraraja, Universitas Pattimura, Universitas Teuku Umar, Politeknik Teknologi Kimia Industri, Universitas Sumatera Utara, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Universitas Bengkulu, Universitas Padjadjaran, Universitas Widyatama, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Winaya Mukti, Universitas Budi Luhur, Universitas Trisakti, Universitas Mitra Bangsa, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Brawijaya, UIN Mataram, Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, serta Universitas Kristen Indonesia Tomohon.

Acara Festival Eco Enzyme ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, drg. Nurtami Soedarsono, Ph.D., Sp.OF(k); Direktur Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas UI, Dr. Dwi Marta Nurjaya, S.T., M.T.; Ketua Umum ILUNI UI, Didit Ratam; Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI, Amelita Lusia; Senior Manager MURI, Awan Rahargo; serta para wakil dekan dan direktur di lingkungan UI.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru