Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Sekda Sumsel Buka Lokakarya Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan

SuaraPemerintah.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H Edward Candra, MH membuka dengan resmi lokakarya Diskusi #Pahlawan Gambut-Terus Jaga Gambut, bertempat di Hotel Beston Palembang, Kamis (26/9/2024).

Sekda Edward  Candra dalam sambutannya menegaskan, sejak tahun 2020, ICRAF Indonesia juga telah melakukan kegiatan riset aksi di  Provinsi Sumsel  dan Kalimantan Barat, dengan tajuk Improving the Management of Peatlands and the Capacities of Stakeholders in Indonesia (Peat-IMPACTS).

- Advertisement -

Selain itu Peat IMPACTS juga bertujuan untuk mendukung Pemerintah pusat dalam mewujudkan target NDC, dengan mengurangi emisi dari kebakaran dan pengeringan lahan gambut melalui tata kelola lanskap gambut yang baik, peningkatan kapasitas petani gambut untuk menghasilkan rantai pasokan yang berkelanjutan, serta tata kelola iklim yang adil dan efektif melalui mekanisme investasi bersama dan ketersediaan pengetahuan mengenai restorasi gambut.

Baca Juga : Pj Gubernur  Elen Setiadi Harapkan Anggota DPRD Provinsi yang Baru Dilantik Sinergi Membangun Sumsel

“Pada saat diskusi nanti, diharapkan partisipasi Bapak/Ibu Perangkat Daerah dan Mitra Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan, untuk dapat memberi saran dan usulan mengenai Pengelolaan Lahan Gambut Dan Kapasitas Pemangku Kepentingan Di Indonesia Melalui Peat Impacts,” harapnya.

- Advertisement -

Edward menyebut Provinsi  Sumsel memiliki kekhasan,  sebagian besar wilayahnya, merupakan dataran rendah sehingga mempunyai tingkat keterpaparan tinggi terhadap perubahan iklim dengan kawasan hutan dan perairan seluas 3.385.046,49 hektar atau sekitar 38,81% dari luas wilayahnya.

Baca Juga : rup HUT UU Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, Sekda Provinsi Sumsel Edward Candra Bacakan  Pidato Menteri ATR/BPN RI

“Upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah melalui berbagai program seperti restorasi ekosistem gambut dengan pembasahan kembali, revegetasi, dan revitalisasi mata pencaharian,” jelasnya.

Sementara Direktur ICRAF Program Indonesia Andree Ekadinata dalam laporannya mengatakan, salah satu solusi pengelolaan lahan berkelanjutan. Solusi penghidupan yang baik di lahan gambut diperlukan upaya yang sungguh-sungguh dan kerja keras dari semua pihak.

“Kegiatan ini  berikan judul singkat sebagai pahlawan gambut, untuk mengingatkan kita semua bahwa melakukan kegiatan lahan gambut itu tidak mudah dan membangun solusi bersama untuk pengelolaan lahan gambut butuh kerjasama semua pihak,” jelasnya.

Baca Juga : Pj Gubernur Sumsel Kukuhkan Pjs Bupati OKU Timur, Ogan Ilir, Musi Rawas dan Plt Bupati Muratara

Dia juga mengucapkan  terima kasih Kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dan  Banyuasin yang telah memberikan dukungan besar terhadap kegiatan dimaksud.

Untuk diketahui lokakarya diskusi #Pahlawan Gambut-Terus Jaga Gambut kali ini meliputi Rekam Jejak Peningkatan Pengelolaan Lahan Gambut Dan Kapasitas Pemangku Kepentingan di Indonesia melalui Peat Impacts. Sekaligus untuk mendapatkan rekomendasi kebijakan, pendekatan kolaboratif dan praktik terbaik mengenai pengelolaan lahan gambut berkelanjutan.(red) 

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru