Kamis, Maret 26, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

BMKG Prediksi Pergantian Cuaca Terik dan Hujan di Awal Oktober 2024

SuaraPemerintah.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk periode 8 hingga 14 Oktober 2024. Dalam peringatan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi pergantian cuaca ekstrem, yang diprediksi akan terjadi selama sepekan ke depan.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini merupakan ciri khas masa peralihan antara musim kemarau dan musim hujan. “Tetap waspada! Terik dan hujan bergantian di masa peralihan musim,” tulis BMKG, Selasa (8/10/2024).

- Advertisement -

“Belakangan ini, cuaca di berbagai wilayah Indonesia terasa terik, tetapi masih diselingi hujan. Fenomena ini merupakan ciri khas masa peralihan antara musim kemarau dan musim hujan,” tambah BMKG.

Menurut BMKG, cuaca panas umumnya terjadi pada pagi hingga siang hari, sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bisa terjadi pada sore atau malam.

- Advertisement -

“Hujan di masa peralihan ini sering bersifat tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu singkat,” terang BMKG.

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi atmosfer yang labil selama masa peralihan meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif, seperti awan Cumulonimbus, yang dapat memicu cuaca ekstrem, termasuk petir, angin kencang, bahkan hujan es.

“Kondisi atmosfer yang labil di masa peralihan meningkatkan potensi terbentuknya awan konvektif seperti Cumulonimbus, yang bisa memicu cuaca ekstrem seperti petir, angin kencang, bahkan hujan es,” ungkap BMKG.

BMKG memperkirakan beberapa wilayah Indonesia, seperti Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, akan mulai memasuki musim hujan pada pertengahan Oktober. Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi cuaca yang terik dan potensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan. Hujan dengan intensitas tinggi bisa terjadi kapan saja dan mungkin disertai petir serta angin kencang,” warning BMKG.

Berikut imbauan lengkap yang dikeluarkan BMKG:

  • Tidak panik menghadapi suhu terik dan tetap menjaga hidrasi dengan banyak minum air
  • Tetap tenang dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi
  • Jaga kebersihan lingkungan dan waspadai daerah rawan longsor dan banjir
  • Waspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang
  • Selalu update informasi cuaca dari BMKG melalui website, media sosial, aplikasi, atau menghubungi kantor BMKG terdekat.

Efek Fenomena Dinamika Atmosfer Terhadap Cuaca

BMKG juga mengungkapkan bahwa beberapa fenomena atmosfer akan mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia pada 8-14 Oktober 2024. Aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial diperkirakan akan aktif di wilayah Sumatra bagian utara hingga tengah, pesisir Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua. Sementara itu, gelombang Kelvin akan berdampak pada Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah.

“Faktor-faktor ini mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut,” tulis BMKG.

“Dalam skala global, nilai IOD, SOI, dan Nino 3.4 tidak signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia. MJO berada pada fase 3 Netral (West Hemisphere and Africa) yang menunjukkan kurang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia,” lanjut BMKG.

Selain itu, ada pengaruh sirkulasi siklonik, daerah perlambatan angin, hingga labilitas lokal kuat.

Mengacu faktor-faktor tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini, berupa:

1. Potensi Hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di:

  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Kep. Riau
  • Jambi
  • Sumatra Selatan
  • Kep. Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Pegunungan
  • Papua Selatan.

2. Potensi Angin Kencang di:

  • Sumatra Selatan
  • Lampung
  • Kep. Bangka Belitung
  • Banten
  • DI Yogyakarta
  • NTT
  • Sulawesi Selatan
  • Papua Selatan

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru