Kamis, Maret 5, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pj Wali Kota Bogor Inspeksi Proyek Pembangunan SMP Negeri 22 dan 23, Optimis Selesai Tepat Waktu

SuaraPemerintah.ID – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, melakukan inspeksi terhadap dua proyek pembangunan sekolah terpadu baru di Kota Bogor, yaitu SMP Negeri 22 dan SMP Negeri 23. SMP Negeri 22 terletak di Kecamatan Bogor Timur, sementara SMP Negeri 23 berada di Kecamatan Bogor Utara.

Dari hasil inspeksi, progress pembangunan fisik kedua sekolah tersebut sudah mencapai 98 persen.

- Advertisement -

“Saya fokus pada bulan Desember untuk mengecek berbagai proyek APBD yang ada di OPD, untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai jadwal dan target yang telah ditetapkan,” ujar Hery di sela-sela inspeksi, Senin (9/12/2024) sore.

Hery menekankan pentingnya memastikan pembangunan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati. Berdasarkan inspeksi lapangan, ia merasa optimis bahwa pembangunan kedua sekolah tersebut akan selesai tepat waktu.

- Advertisement -

“Untuk SMP Negeri 22 dan SD Duta Pakuan, tahap pertama pembangunan SMP ini, berdasarkan laporan progres, telah mencapai 95 persen. Secara keseluruhan, pembangunan fisiknya hampir mencapai 98 persen, sesuai dengan laporan administrasi,” jelas Hery.

Hal serupa juga terjadi di SMP Negeri 23, di mana pembangunan hampir selesai, dengan fokus pada tahap finishing yang membutuhkan ketelitian dan percepatan.

Hery menegaskan bahwa pihak kontraktor harus bekerja lebih keras untuk menyelesaikan pekerjaan, termasuk beberapa tahapan finishing yang tidak tercantum dalam kontrak.

Pekerjaan lanskap dan pertamanan direncanakan akan dianggarkan pada tahun 2025 atau 2026 mendatang.

“Berdasarkan laporan yang ada, kami optimis pembangunan dapat selesai bulan ini sesuai dengan kontrak. Untuk peresmiannya, kemungkinan akan ada soft launching, sementara operasional sekolah baru dimulai sekitar pertengahan 2025 karena masih banyak persiapan yang harus dilakukan,” kata Hery.

Hal ini disebabkan karena meubelair dan peralatan pembelajaran lainnya baru akan dianggarkan pada tahun 2025. Setelah pembangunan SMP selesai, sementara waktu fasilitas tersebut akan digunakan oleh siswa SD.

“Anggaran sebesar Rp 19 miliar untuk SD Duta Pakuan sudah direncanakan pada tahun 2025. Saat ini, SDN Duta Pakuan masih menumpang di Bantar Kemang, dan nantinya akan dipindahkan sementara ke lantai bawah bangunan ini,” tambah Hery.

Kedua sekolah ini diperkirakan dapat menampung sekitar 250 siswa. Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas fasilitas pendidikan di Kota Bogor, khususnya untuk tingkat SMP.

“Dengan adanya sekolah ini, diharapkan dapat mengurangi masalah zonasi. Setiap tahunnya, sekitar 256 siswa dapat diterima di sini, yang tentunya akan meringankan masalah kekurangan ruang kelas SMP, terutama jika aturan zonasi masih diberlakukan,” pungkas Hery.(red)

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru