Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, turut mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangkaian agenda Kunjungan Kenegaraan Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari tur kerja Asia Raja Abdullah II dan tindak lanjut dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Amman pada April 2025. Pertemuan bilateral menjadi agenda utama yang kembali menegaskan eratnya hubungan diplomatik Indonesia–Yordania yang telah terjalin selama lebih dari 70 tahun.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan penghargaan atas kunjungan Raja Yordania di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang penuh tantangan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih, Yang Mulia, atas kehormatan besar yang telah Anda berikan kepada kami dengan mengunjungi kami pada saat ini, di mana kami tahu Anda sedang menghadapi situasi yang sulit di kawasan Timur Tengah. Selamat datang di Jakarta,” ujar Presiden.
Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, pertahanan, hingga kemanusiaan.
Kehadiran Mendiktisaintek dalam pertemuan bilateral ini menandai fokus pemerintah untuk memperkuat kolaborasi Indonesia–Yordania di sektor pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan pengembangan teknologi.
Menteri Brian Yuliarto mendorong terbukanya peluang kerja sama baru, antara lain pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif di bidang strategis, pengembangan pusat riset bersama, peningkatan kapasitas akademik di perguruan tinggi kedua negara.
Agenda ini sejalan dengan arah kebijakan “Diktisaintek Berdampak” yang menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk menghasilkan inovasi dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II menjadi momentum penting untuk memperdalam hubungan bilateral Indonesia–Yordania sekaligus memperluas ruang kolaborasi lintas sektor. Di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung agenda pembangunan nasional serta memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem inovasi global.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)












