Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Sonny Danaparamita: Peternak Minta Kebijakan Impor Bibit Dikendalikan demi Selamatkan Plasma Nutfah Lokal

Kekhawatiran atas maraknya impor bibit kambing kembali mencuat dari para peternak. Mereka menilai gelombang impor yang masuk tanpa pengawasan ketat dapat mengancam keberlanjutan plasma nutfah lokal—warisan genetik penting yang selama ini menjadi tulang punggung produksi ternak nasional. Suara keras itu disampaikan langsung kepada Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, saat menghadiri kontes kambing peranakan etawa di Kampus Giri FIKKIA Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi, Minggu (30/11/25).

Para peternak yang hadir dari berbagai daerah meminta pemerintah lebih berhati-hati menerapkan kebijakan impor bibit kambing. Menurut mereka, masuknya bibit asing berpotensi menyingkirkan plasma nutfah lokal yang nilai genetiknya sudah teruji dan menjadi identitas bangsa.

- Advertisement -

“Organisasi atau himpunan peternak kambing dan domba harus kompak menjaga genetik lokal. Jika tidak, lama-lama plasma nutfah kita habis,” tegas para peternak.

Mereka juga menjelaskan sejumlah persoalan mendasar yang selama ini menghantui sektor peternakan kambing. Salah satunya adalah ketidaksinkronan data populasi ternak antara pemerintah dan kondisi faktual di lapangan. Sementara data resmi menyebut populasi lokal kekurangan, para peternak justru melihat ternak melimpah hingga kesulitan menyalurkan produksi.

- Advertisement -

Selain itu, mereka menilai peningkatan kualitas genetik tidak selalu harus mengandalkan impor. Seleksi dalam negeri melalui pembibitan dan balai riset dianggap jauh lebih aman bagi keberlanjutan plasma nutfah. Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan bibit impor yang selama ini hanya mengacu pada sertifikat farm luar negeri tanpa melalui uji progenites, sehingga kualitasnya tidak benar-benar terjamin.

“Kalau ingin impor, harus ada uji progenites. Satu pejantan lokal unggul saja bisa mengawini 20 betina dengan hasil sangat produktif. Kita sebenarnya tidak kekurangan bibit berkualitas,” kata seorang peternak.

Dukung pelestarian genetik lokal juga datang dari Ketua Bidang Seni dan Budaya Kambing DPP HPDKI, Andy Geol. Ia menegaskan bahwa regulasi impor perlu ditinjau ulang karena telah merugikan produsen lokal. Menurutnya, plasma nutfah Indonesia memiliki kualitas kompetitif yang seharusnya dilestarikan, bukan digantikan bibit asing.

Merespons beragam keluhan tersebut, Sonny Danaparamita menyatakan komitmennya mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan impor ternak di tingkat nasional.

Sonny Danaparamita menegaskan bahwa keberpihakan negara kepada peternak lokal tidak boleh berhenti hanya sebagai slogan.

“Kita tidak boleh kehilangan genetik lokal sebagai identitas bangsa. Masukan dari para peternak ini sangat penting dan akan saya bawa ke ruang pembahasan kebijakan,” ujarnya.

Sonny Danaparamita juga mengapresiasi peran perguruan tinggi yang aktif membuka ruang interaksi dengan peternak. Menurutnya, kegiatan seperti kontes kambing di UNAIR Banyuwangi menjadi contoh nyata bahwa kampus dapat menjadi pusat pengetahuan yang mengalirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia memberikan penghargaan khusus kepada drh. Amung Saputro, M.Si., serta mahasiswa FIKKIA atas penyelenggaraan kegiatan yang memperkuat riset dan pembibitan nasional tersebut.

Para peternak berharap kolaborasi antara kampus, praktisi, dan pemerintah dapat terus diperkuat. Keberlanjutan plasma nutfah lokal, menurut mereka, hanya dapat dijamin jika riset, edukasi, dan pengawasan berjalan searah dan terintegrasi. Melalui kegiatan seperti kontes kambing di Banyuwangi, mereka optimistis bahwa regenerasi pengetahuan dan pelestarian genetik lokal tetap terjaga di tengah tekanan impor yang terus meningkat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru