Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menilai peluang Musa Rajekshah (Ijeck) untuk maju kembali dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut secara organisasi tidak ada.
Hal tersebut disampaikan Doli usai memimpin rapat pleno DPD Golkar Sumut, Senin (5/1/2026). Doli menggantikan posisi Ijeck sebagai Ketua Golkar Sumut sejak akhir tahun lalu.
Meski demikian, Doli menegaskan bahwa secara aturan partai, setiap kader memiliki hak untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Silahkan saja siapa yang merasa memenuhi syarat, terpanggil untuk memimpin Golkar nanti kita lihat siapa yang akan mendaftar, jadi nama-namanya sudah adalah beberapa sekarang,” kata Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Anggota DPR RI itu menambahkan, dinamika menjelang Musda biasanya akan semakin berkembang. Ia menilai tidak menutup kemungkinan akan muncul nama-nama baru secara tiba-tiba menjelang pendaftaran.
“Biasanya kalau sudah menjelang Musda nanti ada aja nanti yang muncul tiba-tiba, ini pengalaman saya di beberapa daerah kayak gitu, sekarang masih ada yang hitung-hitung, nanti tiba-tiba muncul,” jelasnya.
Namun demikian, Doli menegaskan bahwa jika dilihat dari sudut pandang organisasi, peluang Ijeck untuk kembali maju terbilang kecil. Pasalnya, saat ini terdapat rencana penugasan Musa Rajekshah di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Sebetulnya secara organisasi sih tidak ada ya, tapi kan rencananya Pak Ijeck itu sudah akan mau ditugasi ke DPP,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)














