Pemerintah terus mendorong transformasi pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan manusia, agar negara benar-benar hadir melayani masyarakat sesuai dengan kebutuhan riil di setiap tahap kehidupan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa kebijakan pelayanan publik harus berada pada titik temu antara peran negara dan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah diharapkan semakin dekat dan responsif dalam mengakomodasi kebutuhan warga.
“Transformasi pelayanan publik harus dapat menghadirkan standar layanan yang lebih spesifik dan mengambil dari kacamata masyarakat atau user experience_saat mengakses layanan. Semakin pemerintah dekat dengan masyarakat, maka semakin baik,” ungkap Menteri Rini saat bertemu dengan Head of Government Finances and Public Service Performances Prospera Indonesia Roksana Khan, Kamis (22/1/2026).
Dalam upaya mewujudkan transformasi tersebut, Kementerian PANRB menjalin kerja sama dengan Prospera (Program Kemitraan Australia–Indonesia untuk Pembangunan Ekonomi). Kolaborasi ini menghasilkan riset komprehensif mengenai kondisi dan tantangan pelayanan publik di Indonesia.
Menurut Menteri Rini, riset Prospera tidak hanya memotret kondisi pelayanan publik saat ini, tetapi juga memberikan arah pengembangan layanan agar transformasi berjalan dengan basis kebutuhan manusia dan siklus kehidupan.
“Hasil riset ini dapat menjadi referensi dalam perumusan kebijakan pelayanan publik ke depan agar masyarakat menjadi pusat dari pelayanan publik, sehingga seluruh kebutuhan masyarakat dapat diakomodir,” lanjut Menteri Rini.
Ia menambahkan, rekomendasi dari riset tersebut dapat menjadi referensi strategis dalam perumusan kebijakan pelayanan publik ke depan, dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat layanan.
“Dalam menjalankan pelayanan publik yang berbasis pada kebutuhan manusia, maka pemerintah harus dapat proaktif, inovatif, serta problem solving dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Head of Government Finances and Public Service Performances Prospera Indonesia Roksana Khan menyampaikan bahwa tujuan utama dari pelayanan publik adalah untuk melayani masyarakat. Riset yang dilakukan oleh Prospera ini juga memuat mengenai rekomendasi implementasi pelayanan publik berbasis kebutuhan manusia.
“Hasil dari riset ini akan dijadikan sebagai suatu pedoman yang dapat digunakan untuk transformasi pelayanan publik di Indonesia dan diharapkan dapat diimplementasikan di berbagai instansi pemerintah,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)













