spot_img

BERITA UNGGULAN

Apresiasi SAPA 129 Kemen PPPA, Lia Istifhama: Langkah Efektif Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, mengapresiasi inovasi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 yang digagas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sebagai langkah strategis dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurut Lia, SAPA 129 menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan yang lebih luas dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya korban kekerasan.

- Advertisement -

“Program SAPA 129 harus benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, khususnya bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan,” ujarnya saat ditemui dikantornnya, Selasa (24/03/26).

Ia menjelaskan, penguatan layanan SAPA 129 bertujuan untuk mempercepat penanganan laporan sekaligus memastikan korban mendapatkan pendampingan secara komprehensif, baik dari sisi hukum, psikologis, maupun sosial.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Lia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan arah program nasional yang diusung Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi. Ia menyebut, pemerintah tengah fokus memperkuat kualitas hidup serta perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program prioritas.

Program tersebut meliputi penyediaan ruang aman bagi perempuan dan anak, optimalisasi layanan pengaduan kekerasan melalui SAPA 129 yang lebih responsif, hingga pengembangan sistem data berbasis desa guna mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Dengan sistem yang lebih responsif dan terintegrasi, diharapkan masyarakat tidak lagi ragu untuk melapor. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula penanganan dilakukan,” tegas Lia.

Selain itu, Lia juga mendorong pemerintah daerah untuk aktif melakukan sosialisasi layanan SAPA 129 agar semakin dikenal luas oleh masyarakat. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melalui optimalisasi layanan ini, Lia berharap upaya pencegahan dan penanganan kekerasan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan terlindungi bagi perempuan dan anak di seluruh Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru