Senin, Februari 2, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Gunung Gede Pangrango Ditutup untuk Pendakian hingga 31 Januari

SuaraPemerintah.id – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup seluruh kegiatan wisata pendakian terhitung 28 Desember 2020 hingga 31 Januari 2021.

Penutupan sementara untuk umum itu berlaku untuk semua jalur pendakian, yakni jalur Cibodas, jalur Gunung Putri, dan jalur Selabintana Sukabumi.

- Advertisement -

Petugas Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan Balai Besar TNGGP Poppy Oktadiyani dalam keterangannya mengatakan, penutupan dilakukan dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem.

Selain itu, juga sebagai upaya pemulihan ekosistem di sepanjang jalur pendakian,” kata Poppy seperti dikutip dari rilis tertulis, Kamis (24/12/2020).

- Advertisement -

Disebutkan, penutupan memungkinkan diperpanjang sampai batas waktu yang tidak ditentukan apabila kondisi cuaca masih belum memungkinkan.

“Apabila pada tanggal 1 Februari 2021 keadaan cuaca buruk berdasarkan prakiraan BMKG, maka penutupan akan diperpanjang sampai batas waktu yang memungkinkan pendakian aman,” ujar dia.

Dengan demikian, dikatakan Poppy, apabila ada calon pendaki yang telah melakukan pembayaran melalui booking online pada 1 Februari 2020, dan terjadi penutupan, maka diminta untuk menjadwal ulang waktu pendakian.

“Untuk pendaki tetap jaga dan patuhi protokol kesehatan Covid-19,” ucapnya.

Sebagai informasi, penutupan Gunung Gede Pangrango hingga akhir Januari 2021 menambah daftar gunung di Indonesia yang ditutup jelang momen pergantian tahun.

Selain Gunung Gede Pangrango, gunung lain seperti Gunung Talang, Gunung Arjuno Welirang, Gunung Rinjau, dan Gunung Prau juga ditutup untuk aktivitas pendakian.

Penutupan ini ppernah dilakukan pada awal Desember. pihak Taman Nasional Gede Pangrango mengumumkan bahwa jalur pendakian ditutup sementara pada 8 Desember 2020.

Penutupan kala itu juga dikarenakan adanya cuaca ekstrem, berupa hujan dan badai, yang terjadi di kawasan tersebut.

Namun, kembali dibuka untuk pendakian pada, 12 Desember 2020. Kabar tersebut disampaikan pihak pengelola Taman Nasional Gede Pangrango melalui akun Instagram, Kamis, 10 Desember 2020.

“Ada kabar gembira neh buat para #SobatGePang yang kemarin sempat ga jadi mendaki ke Gunung Gede Pangrango karena kendala cuaca ekstrem. Berdasarkan informasi kondisi cuaca dari BMKG, #SobatGePang sudah dapat mendaki lagi per tanggal 12 Desember 2020,” tulis akun Taman Nasional Gunung Gede Pangrango @tn_gedepangrango.

Namun bila terjadi cuaca ekstrem kembali, maka pendakian akan ditutup. Penutupan itu dilakukan karena demi keselamatan para pendaki.

“Booking online akan tetap dibuka, tapi apabila tiba-tiba terjadi cuaca ekstrem, maka akan ditutup kembali dan #SobatGepang dapat menunda pendakian sampai cuaca lebih baik atau me-reschedule ke tanggal yang lain,” imbuh akun tersebut beberapa waktu silam.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru