Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Evaluasi Program Marasa, BPKP Sulbar Tingkatkan Kinerja Pembangunan Desa

SuaraPemerintah.id – Gelar Evaluasi kinerja Program Marasa (Mandiri, Cerdas dan Sehat) BPKP Provinsi Sulawesi Barat mengundang kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Jaun. Program ini breperan penting demi mengurangi tingkat kemiskinan berbasis kemandirian desa pengintegrasian sumber daya ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta pengembangan produk unggulan sesuai potensi desa, Senin (15/2/2021).

Dalam pertemuan ini, disampaikan evaluasi serta gambaran terkait kinerja program. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Muhammad Jaun bersama staf dan konsultan pendamping program disambut hangat oleh Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Hasoloan Manalu. Terkait ini, Hasoloan Manulu menjelaskan rencana evaluasi kinerja Program Merasa dan penjalasan secara umum tentang pelaksanaan program tersebut.

- Advertisement -

Muhammad Jauh menjelaskan latar belakang program bahwa masih banyak terdapat desa dengan status tertinggal di wilayah Sulawesi Barat. Adanya Program Merasa merupakan wujud komitmen dan peran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mendorong dan mempercepat laju pembangunan desa mencapai status berkembang hingga menjadi maju.
Pada tahun 2020, program Marasa dilaksanakan di 190 Desa pada 56 Kecamatan di 6 Kabupaten dengan alokasi 38 miliar di mana setiap desa mendapatkan 200 juta.

Namun, kehadiran pandemi COVID-19 menyebabkan adanya refocussing sehingga alokasi setiap desa 140 juta. Berperan mengurangi tingkat kemiskinan, program ini menerapkan basis kemandirian desa melalui upaya pengintegritasan sumber daya ekonomi, pendidikan dan kesehatan serta pengembangan produk unggulan sesuai dengan potensi yang dimiliki desa dengan cara sinergi antara output program dan kegiatan pemerintah Daerah.

- Advertisement -

Disampaikan, bahwa Program Marasa sudah termuat dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2017-2020, yang dilaksanakan masyarakat dengan melibatkan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Desa dan para pemangku kepentingan lainnya.

Tim BPKP pada pertemuan tersebut berdiskusi banyak dan paparan berlangsung interaktif. Hal-hal tersebut antara lain menyangkut seberapa besar pengaruh program Marasa terhadap peningkatan kemajuan desa dari yang berstatus tertinggal, berkembang dan maju. Indikator keberhasilan program menjadi salah satu sorotan utama pada evaluasi tersebut, di mana kinerja harus disepakati oleh tim evaluasi BPKP dan pengelola program.

Melalui pertemuan tersebut, BPKP Sulbar mengharapakan tim evaluasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna memberikan masukan untuk mencapai target kemajuan desa dan perbaikan pelaksanaan program selanjutnya.(red/rifki)

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru