Selasa, Februari 3, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Kemenkop UMKM: Digitalisasi Jadi Peluang Keberlanjutan UMKM di Masa Pandemi

SuaraPemerintah.id – Di tengah tantangan pandemi, Usaha Mikro dan Kecil Menengah dihadapkan pada fenomena makin gencarnya digitaliasasi. Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UMKM Hanung Harimba Rachman justru melihat adanya peluang dan tren positif dari munculnya era digitalisasi terhadap keberlanjutan UMKM.

“Meskipun di tengah pandemi yang mengakibatkan perekonomian sedang lesu, platform digital, terutama e-commerce, membawa angin segar bagi UMKM untuk melanjutkan bisnis mereka,” kata Hanung saat menjadi keynote speech di Webinar Nasional bersama SuaraPemerintah.id, pada Kamis (18/2)

- Advertisement -

Persoalan pandemi tidak hany menjadi persoalan Indonesia tapi juga semua negara di dunia. Data menunjukan pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 dibaning 2019 masih terkontraksi 2 persen. Mengutip data dari Asian Development Bank tahun lalu terdapat 48,6 persen UMKM tutup sementara karena pandemi virus corona, sementara 30 persen UMKM yang bertahan mengalami penurunan permintaan.

Mewakili Kemenkop UMKM, Hanung mengajak para penggiat UMKM untuk tetap optimis menghadapi tantangan yang ada.

- Advertisement -

“UMKM adalah penggiat ekonomi yang paling handal untuk bertahan dan bertumbuh terhadap adaptasi berbagai perubahan. Tantangan bagi pemerintah adalah bagaimana melakukan pemulihan ekonomi baik di tengah maupun paska pandemi yang akan memberikan implikasi signifikan terhadp pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Hanung.

Di tengah lesunya perekonomian nasional, Hanung melihat dengan munculnya era digitalisasi menjadi peluang bagi UMKM untuk beradaptasi dan menggunakan fasilitas teknologi tersebut. Dari data yang ada tercacat penggiat UMKM yang memanfaatkan teknologi digital mampu bertahan, bahkan mengalami kenaikan penjualan.

Mengutip survei dari Sea Insight pada Juni 2020, 54% UMKM memanfaatkan media sosial untuk berjualan online. Sementara UMKM yang berjualan di e-commerce mencapai 45%. Total transaksi di e-commerce pada 2020 lalu meningkat 36% dibandingkan 2019, menurut data dari Bank Indonesia per November 2020. Transaksi di e-commerce tahun lalu senilai Rp286,9 triliun.

“Bahkan prediksi ekonomi digital Indonesia pada 2025 mencapai 124 miliar USD. Data tersebut disimpulkan bahwa digitalisasi akan memiliki dampak ekonomi yang siginifikan dan berkelanjutan bagi UMKM,” pungkas Hanung.

Pemerintah mendorong UMKM masuk ke platform digital melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia, yang mengajak masyarakat untuk menggunakan produk lokal.

Sejak kampanye Gerakan Bangga Buatan Indonesia diperkenalkan pada pertengahan 2020, terdapat 3,8 juta UMKM yang masuk ke platform dagang online berdasarkan data per Desember 2020.

Usaha pemerintah untuk mendorong UMKM berjualan online dan terus tumbuh selama pandemi tidak berhenti di situ, Kemenkop UKM menyediakan platform pelatihan agar pelaku UMKM bisa belajar secara onlinedan bisa mengembangkan bisnisnyasecara berkelanjutan.

Menggandeng Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kemenkop UKM mengembangkan program Belanja di Warung Tetangga, agar warung bisa bersaing dengan toko-toko besar.

Dalam program tersebut, warung bisa berbelanja bahan pokok melalui aplikasi Warung Pangan yang terhubung ke BUMN klaster pangan.

Sebagai upaya menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan, pemerintah juga mendorong UMKM masuk ke sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk meningkatkan pembelian produk lokal oleh pemerintah dan BUMN ketika konsumsi rumah tangga tidak berdaya beli yang kuat.

Bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kemenkop UKM meluncurkan program pengadaan barang dan jasa di sekolah.

Hanung mengungkapkan bahwa Kemenkop UMKM terus meluncurkan berbagai program dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendorong UMKM dan mensukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci. Dengan kolaborasi dan dukungan nyata berbagai pihak kami optimis pengembangan koperasi dan UMKM menjadi penyokong ekonomi nasional yang akan semakin baik,” ujar Hanung.

Pada Kamis 18 Februari 2021, SuaraPemerintah.id didukung oleh Kementerian Koperasi dan UMKM dan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia menggelar Webinar Nasional Bangga Buatan Indonesia bertajuk “Strategi UMKM Naik Kelas di Tengah Tantangan Pandemi dan Digitalisasi”.

Webinar Nasional yang dihadiri 200 lebih pelaku UMKM dari seluruh Indonesia tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh dari kalangan pemerintah, media massa, praktisi bisnis, dan para ahli. Hadir sebagai keynote speech, yaitu Kepala Staf Presiden Jend. Purn. Moeldoko yang diwakili oleh Panutan S. Sulendrakusuma selaku Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden. Juga perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UMKM, yaitu  Hanung Harimba Rachman, selaku Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UMKM.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru