SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar menghadirkan aplikasi pasar daring berupaya layanan mengantar langsung bernama Tangerang Live.
Aplikasi tersebut nantinya digunakan di pasar-pasar tradisional di Kota Tangerang.
Tujuan dari dihadirkannya aplikasi tersebut untuk menunjang kebutuhan berbelanja di pasar tradisional selama masa pandemi. Kepala Bidang Pengembangan E-Government Diskominfo, Kota Tangerang Adhi Zulkifli menuturkan, pengoperasian Tangerang Live dimulai sejak Senin (8/3).
Nantinya, aplikasi itu dikelola langsung PD Pasar Jaya, sementara Diskominfo Kota Tangerang hanya menfasilitasi pembangunan aplikasinya.
Menurut Adhi, untuk saat ini, aplikasi tersebut baru melayani pembelian secaradaring di dua pasar yang ada di Kota Tangerang.
“Yakni Pasar Poris dan Pasar Anyar,” ujar Adhi di Kota Tangerang, Banten, Senin.
Pemanfaatan layanan daring di pasar tradisional tersebut relatif sama dengan layanan online lainnya.
Metodenya, dengan melakukan pembelian melalui aplikasi di ponsel, kemudian dilakukan pengantaran oleh ojek pasar menuju alamat pemesanan.
Adhi menjelaskan, mengakses Portal Tangerang cukup mudah. Para calon pembeli yang ingin berbelanja secara daring, terlebih dahulu harus memasang aplikasi Tangerang Live yang bisa didownload secara gratis di Play Store maupun App Store.
“Kemudian di menu Layanan Ekonomi, klik Portal Tangerang, pilih nama pasar, lanjut klik barang yang akan dibeli beserta kuantitasnya, klik keranjang, dan terakhir tentukan cara pembayarannya,” paparnya.
Pembeli tinggal menunggu barangnya diantar oleh Ojek Pasar. Progres pengantarannya juga bisa dipantau melalui aplikasi Portal Tangerang.
Adapun terkait pembayarannya, saat ini pihaknya baru melayani sistem pembayaran Cash On Delivery (COD) atau pembayaran yang dilakukan ketika barang sudah sampai tujuan.
Hanya saja, pembayarannya baru bisa melayani sistem pembayaran cash on delivery (cod) atau bayar ketika barang sudah sampai tujuan.
“Sementara baru COD, sekarang lagi diproses pake virtual akun sama Gopay,” kata Adhi.
Dia berharap, adanya sistem belanja daring di pasar tradisional tersebut, perekonomian di pasar lainnya di Kota Tangerang bisa semakin tumbuh.
Terlebih, dalam kondisi pandemi Covid-19, ekonomi pasar ditargetkan semakin menggeliat. Ke depan, Adhi menargetkan, layanan tersebut bisa menjangkau seluruh pasar tradisional lainnya di Kota Tangerang.


.webp)


















