SuaraPemerintah.id – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) untuk mendukung pembiayaan homestay di desa-desa wisata di Indonesia.
Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyampaikan, penyaluran pembiayaan homestay ini merupakan bagian dari komitmen SMF dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor pariwisata.
Ia mengatakan, pandemi Covid-19 belum juga berakhir dan pariwisata menjadi salah satu sektor paling terdampak pandemi tersebut.
Saat ini, pemerintah tengah bekerja keras untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi nasional, salah satunya di sektor pariwisata karena sektor ini dianggap penting bukan hanya karena melibatkan banyak pemangku kepentingan tapi juga merupakan salah satu sektor penghasil devisa negara yang paling besar.
“Sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan, SMF mengemban tugas sebagai Special Mission Vehicle (SMV) atau kendaraan pemerintah dalam upaya membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional, khususnya di sektor perumahan. Dalam hal tersebut, SMF mendapatkan mandat khusus untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata melalui pembiayaan homestay di destinasi pariwisata,” kata Ananta Wiyogo dalam workshop series Community Tourism Development bertajuk “Mendorong Potensi Wisata Melalui Pembiayaan Homestay” yang digelar, Selasa (23/3/2021).
Homestay adalah salah satu bentuk penginapan yang populer. Para pengunjung atau tamu menginap di kediaman penduduk setempat di kota tempat mereka bepergian.
Dia menjelaskan, homestay merupakan konsep yang sangat sesuai untuk mendukung pengembangan amenitas pariwisata nasional mengingat potensi terbesar pariwisata Indonesia adalah budaya dan alam dan pada 2019 hingga saat ini SMF telah bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam merealisasikan progranm pembiayaan homestay di destinasi pariwisata prioritas yang terletak di Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, dan NTB. Dirut PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF
“Ini akan ditambah di daerah-daerah lainnya juga. Melalui pembiayaan homestay, SMF berharap sektor pariwisata di Indoensia terus bergerak dan kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak sosial dan ekomomi yang positif bagi desa serta masyarakat desa sehingga kehidupan ekonomi desa dan masyarakatnya makin meningkat,” jelas dia.
Ananta menyampaikan, homestay merupakan konsep yang sangat sesuai untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional, mengingat potensi terbesar pariwisata Indonesia adalah budaya dan alam.
“Sejak tahun 2019 hingga saat ini, SMF telah bersinergi dengan Kemenparekraf dalam merealisasikan program pembiayaan homestay di destinasi pariwisata prioritas. Melalui kegiatan pembiayaan homestay ini, SMF berharap sektor pariwisata Indonesia terus bergerak, dan kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi desa serta masyarakat desa, sehingga kehidupan ekonomi desa dan masyarakatnya semakin meningkat,” kata Ananta.


.webp)

















