SuaraPemerintah.id – Kabupaten Brebes kini memiliki gudang berbasis sistem resi gudang (SRG). Dengan gudang tersebut, diharapkanĀ bisa menjaga harga bawang merah lebih stabil, karena komoditas bawang merah yang biasanya cepat membusuk bakal bisa disimpan lebih lama.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga mengatakan, SRG akan menjadi pilar penting dalam mata rantai komoditas, khususnya bahan pokok. Dengan begitu, sistem perdagangan nantinya menguntungkan semua pihak mulai dari konsumen, produsen, dan pemerintah.
āHarus terjamin ketersediaan, terjangkau harganya dan menguntungkan semua pihak yang terlibat,” katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).
Peresmian Gudang SRG itu disaksikan oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti. Gudang tersebut dilengkapi teknologi Controlled Atmosphere System (CAS) yang memungkinan bawang merah bisa disimpan sampai dengan 6 bulan dengan penurunan mutu yang sangat minimal.
Dia yakin teknologi itu bisa membuat harga bawang merah menjadi lebih stabil dan tidak fluktuatif. Dengan stabilitas harga, maka bisa mencegah spekulan yang selama ini telah merugikan.
Lebih lanjut, Jerry mengapresiasi berbagai pihak atas kerja keras dan komitmennya dalam pengembangan SRG. Khususnya untuk komoditas bawang merah yang untuk pertama kalinya akan diimplementasikan di Gudang SRG CAS di Kabupaten Brebes.
Pelaksanaan SRG bawang merah diharapkan dapat diduplikasi dan diperluas di tempat lain dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan pelaku usaha dalam rantai bisnis komoditas bawang merah, terutama petani produsen bawang merah.
āDiharapkan gudang SRG Brebes dapat beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat pelaku usaha pertanian bawang merah di Kabupaten Brebes,ā kata Jerry dalam keterangan tertulis, Selasa
Wamendag mengatakan, Menteri Perdagangan M. Lutfi juga mendorong agar sistem SRG ini bisa terus dikembangkan.
Setelah bawang merah, dia ingin SRG bisa mencakup komopditas lain seperti cabai dan beras. SRG, kata Wamendag, menjadi bentuk dukungan terhadap instansi lain yang bertanggung jawab soal produksi.
Dia berharap kolaborasi dari hulu hingga hilir bisa menciptakan Ā ekosistem yang menguntungkan dan berkelanjutan. Brebes merupakan pemasok utama bawang merah dengan porsi mencapai 85 persen dari produksi nasional.
Untuk bawang putih, kata dia, Indonesia masih berusaha mengembangkan produksi yang bisa kompetitif di pasaran.


.webp)










