SuaraPemerintah.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut hadirnya Kementerian Investasi membuat keputusan investasi cukup dilakukan satu atap dan prosesnya lebih cepat. Hal ini dilakukan dalam memudahkan perizinan berusaha.
“Kewenangan investasi kami delegasikan ke Pak Bahlil, makanya keputusan investasi langsung 1 atap,” papar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Jakarta, Senin (9/8).
Dengan ini, Sri Mulyani berharap adanya kemudahan berinvestasi dapat memberikan kepastian dan mendorong pemulihan ekonomi nasional. Apalagi situasi pandemi covid-19 masih menghantui kita sehingga Indonesia masih dihadapkan tantangan perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.
“Dan ini kita harap kasih kepastian dan pemulihan ekonomi diharapkan bisa jalan sehat dan kuat terutama di dorong oleh investasi,” tuturnya.
Selanjutnya, mengenai kinerja investasi, pada triwulan kedua tahun ini, pertumbuhan investasi menunjukan hasil positif. Pada penutup semester ganjil, pertumbuhan investasi di atas 7 persen.
“Investasi kuartal dua ini kuat, di atas 7 persen,” katanya.
Menteri keuangan ini juga berharap agar investasi langsung dapat meningkat. Sehingga dapat memberikan peluang terciptanya lapangan pekerjaan di masyarakat.
“Diharapkan terus bertahan menciptakan kesempatan kerja di masyarakat. Selamat Pak Bahlil sudah meluncurkan dan semoga yang dilakukan membuahkan investasi yang baik,” pungkasnya.


.webp)
















