SuaraPemerintah.ID– Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman memastikan dirinya sebagai duta besar (dubes) Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, berkedudukan di Nur-Sultan dan tinggal menunggu proses pelantikan dari Presiden Joko Widodo.
“Saya di Kazakhstan, kami menunggu pelantikan dari presiden,” Ujar Fadjroel, Rabu (25/8/21).
Mantan aktivis 98 ini menegaskan soal calon penggantinya, Ia tidak menyebutkan secara pasti siapa orangnya dan mengungkapkan ada beberapa orang bisa dimintai konfirmasi dengan atribusi Istana.
“Sekarang ini selain aku yang bisa bicara atas nama istana ada Arif Budimanta, Dini Purwono dan Angkie Yudhistia,” tandasnya.
Sebelumnya, dia mengaku penugasan dirinya sebagai duta besar merupakan tugas negara. Sehingga Fadjroel meyakini apa pun penugasan diberi Jokowi adalah sebuah berkah.
“Apapun tugas negara yang diarahkan Presiden Joko Widodo kepada saya adalah anugerah tak ternilai,” ucap Fadjroel.
Masih kata Fadjroel, semua perintah negara Dalah tugas mulia. Mulai dari dalam dan luar negeri, semua untuk Indonesia
“Karena tugas negara ada tugas mulia, di manapun, untuk kejayaan negara dan bangsa menuju Indonesia maju,” tutup Fadjroel.


.webp)


















