SuaraPemerintah.ID – Sebelum puncak perayaan HUT ke 62, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menggelar kegiatan Jumpa Pers di Aula Bahalap, Setda Batola. Kegiatan ini dipimpin Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor, dihadiri Ketua DPRD, Sekda, anggota Forkopimda, Kepala SKPD, organisasi kepemudaan dan awak media.
Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor menyampaikan sambutannya, Hari Jadi ini mengusung tema Simpun Gawi 2022 (tuntaskan pekerjaan di 2022) atau tahun terakhir kepemimpinan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS bersamanya.
“Memaknai Hari Jadi Batola ke-62 ini, secara singkat pada 2022 kami akan menyelesaikan visi misi yang telah tertuang dalam RPJMD dari 2017 lalu,” tutur Wabup Batola biasa disapa Rahmadi ini, Selasa (28/12/21) lalu.
Lebih lanjut, Ia mengatakan, sejumlah capaian yang bisa dibukukan sepanjang 2021. Mulai dari sektor pendapatan, indeks gini rasio daerah, reformasi dan birokrasi, kepuasan masyarakat, sakip, infrastruktur, angka harapan lama sekolah, harapan hidup, hingga tingkat kemiskinan.
Di samping itu, Wabup Batola memaparkan, progres sejumlah program prioritas seperti Kutabamara, Bedah Kampung Terintegrasi (BKT), Jejangkit Ecopark dan Permata Bunda.
“Untuk Kutabamara, pengerjaan telah mencapai 79, 33 persen. Kami optimis bisa rampung pada akhir 2022,” katanya.
Lebih jauh, mengenai program BKT di 2021 juga berhasil mengeluarkan status enam desa tertinggal menjadi desa berkembang. Program ini akan terus dilanjutkan dengan memfokuskan pada desa-desa yang masih tertinggal menurut indeks IPD.
Adapun progres Jejangkit Ecopark, pengerjaannya terus dilakukan dan ditargetkan Soft Launching pada akhir 2022.
Dalam kesempatan ini pula, Rahmadi menyampaikan sejumlah prestasi atau penghargaan yang diterima Pemkab Batola, baik dari Pemprov Kalsel maupun nasional.
Seperti penghargaan Kota Layak Anak, Visionery Leader 2021, pelayanan KB dari BKKBN Pusat dan lainnya.
“Atas capaian prestasi tersebut, saya ucapkan terimakasih. Semuanya adalah hasil kerja keras dan kerja cerdas. Tentunya ini juga merupakan upaya kerjasama kita,” pungkas Rahmadi.
Di penghujung kegiatan jumpa pers ini juga diisi dengan dialog dengan sejumlah perwakilan awak media, mengenai arah dan solusi beberapa PR yang dianggap belum teratasi sepanjang 2021. Seperti pengelolaan pasar, penanganan banjir hingga pembangunan.


.webp)
















