SuaraPemerintah.ID –Â Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito meminta kepada seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menigkatkan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis kedua dan ketiga. Hal ini guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.
“saya mohon kepada seluruh pemerintah daerah melalui gubernur dan bupati atau walikota untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dosis 2 dan 3,” ujar Jubir Satgas Covid-19.
Wiku memparkan, bahwa jumlah suntikan vaksin di Indonesia dalam setiap bulannya terus mengalami penuruan sejak bulan Mei.
Pada Bulan Mei jumlah suntikan mencapai lebih dari 7 juta suntikan. Sedangkan pada bulan Agustus hanya mencapai 3,8 juta suntikan berkurang hampir 50 persennya.
“Jumlah suntikan vaksin di Indonesia dalam setiap bulannya terus mengalami penuruan sejak bulan Mei,” beber Jubir Satgas Covid-19.
Jubir Satgas Covid-19 juga menyampaikan perlu meningkatkan kembali komunikasi, edukasi dan informasi mengenai pentingnya vaksinasi bagi masyarakat agar kesadaran untuk vaksinasi kembali meningkat.
Wiku mengatakan, saat ini jika dilihat secara global terdapat 3 negara telah mengalami lonjakan kasus Covid-19 yakni Jepang, Amerika Serikat dan India.
Terdapat beberapa pemicu terjadinya kenaikan kasus diketiga negara tersebut yakni Jepang akibat dominasi varian BA.5. Amerika Serikat akibat adanya varian BA.4.6 yang mendominasi kasus baru. India akibat adanya varian BA.2.75.
Jika dibandingkan dengan negara tersebut, Indonesia masih rendah kasus mingguannya yaitu 32 ribu kasus dalam seminggu. Namun Indonesia harus waspada karena menigkatnya kasus di negara lain.
“Penting bagi kita untuk mempersiapkan diri meski kasus di Indonesia sedang menurun karena lonjakan bisa saja terjadi,” tutur Jubir Covid-19.
“Salah satu hal yang penting untuk ditingkatkan guna mengantisipasi kenaikan kasus adalah terus meningkatkan cakupan vaksinasi,” pungkasnya.


.webp)










