Wali Kota Yogyakarta terpilih, Hasto Wardoyo berkomitmen menjadikan Kota Yogyakarta bersih dan lebih nyaman huni bagi semuanya. Untuk itu, pertama-tama Kota Yogyakarta harus bebas dan bersih dari sampah.
Hal itu disampaikan Hasto Wardoyo dalam kegiatan Resik Resing Sungai yang dilakukan oleh bersama warga, elemen masyarakat dari unsur relawan Kampung Tangguh Bencana (KTB) juga Kelurahan Tangguh Bencana bersama pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Minggu (2/2), di Bantaran Sungai Code, Kelurahan Suryatmajan, Kota Yogyakarta.
Hasto Wardoyo juga mendapat laporan, salah seorang warga yang bernama Slamet terkena leptopirosis. Untuk itu, ia pun menegaskan pentingnya upaya mencegah penyakit dan wujudkan lingkungan bersih.
Hasto Wardoyo mengaku senang dengan kegiatan tersebut dan mengajak warga Kota Yogyakarta untuk mengelola sampah lebih baik, gotong royong ini baik.
“Apa yang kita kerjakan adalah realisasi dan komitmen bahwa Yogyakarta bisa bebas sampah, lingkungan lestari,” ungkap Hasto Wardoyo.
Seluruh sampah yang dibersihkan diangkut ke tempat pengolahan sampah dengan 7 unit truk yang tersedia.
Di sisi lain, banyaknya sampah yang diangkut dalam kegiatan tersebut menunjukkan masih banyaknya perilaku membuang sampah sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat.
Secara terpisah, hal itu diakui oleh Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto. Ia menyebut, pembuang sampah liar masih ada.
Pihaknya akan terus menggiatkan upaya operasi tangkap tangan (OTT) agar pelaku pembuangan sampah liar bisa diberantas. Satpol PP Kota Kota Yogyakarta akan menindaklanjuti dengan menggiatkan operasi yustisi.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)


















