Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menegaskan bahwa implementasi program Nagari Creative Hub terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat nagari atau desa.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan pada tahun 2026 pihaknya menargetkan pembentukan 10 Nagari Creative Hub baru sebagai upaya memperkuat ekonomi kreatif berbasis nagari.
“Pada 2026 kita menargetkan 10 Nagari Creative Hub baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif di Ranah Minang melalui pendekatan yang lebih efektif dan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah,” kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Selasa.
Program Nagari Creative Hub merupakan salah satu program unggulan pasangan Mahyeldi–Vasko Ruseimy yang digagas sejak 2024. Program ini bertujuan mengoptimalkan potensi nagari melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan sektor ekonomi kreatif.
Menurut Mahyeldi, keberhasilan program ini sudah terlihat di sejumlah daerah, salah satunya di Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto. Di wilayah tersebut, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami pertumbuhan signifikan setelah adanya intervensi program.
Produk-produk lokal dari nagari tersebut kini telah menembus platform digital, sementara kegiatan pembinaan kreativitas masyarakat juga berjalan secara rutin.
“Program ini juga diarahkan menjadi identitas sekaligus kekuatan baru ekonomi daerah,” ujarnya.
Melalui Nagari Creative Hub, Pemprov Sumbar menghadirkan ruang kolaborasi bagi masyarakat nagari untuk mengembangkan inovasi, meningkatkan kapasitas generasi muda, serta memanfaatkan teknologi digital secara optimal.
Mahyeldi menegaskan, nagari tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan sebagai subjek pembangunan yang mandiri dengan mengandalkan potensi sumber daya manusia, budaya, dan ekonomi lokal.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh organisasi perangkat daerah. Program ini harus berjalan terarah, efektif, efisien dan berkelanjutan,” pesan gubernur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, menekankan pentingnya rencana aksi yang terukur serta sinergi lintas sektor dalam pengembangan program tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas generasi muda melalui pelatihan, pendampingan, dan literasi digital agar Nagari Creative Hub dapat berkembang secara maksimal.
Yozarwardi optimistis program ini mampu memperkuat kemandirian nagari sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)














