Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas’ud memenuhi undangan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN di Jakarta.
Pertemuan dilakukan untuk koordinasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita (MBG 3B).
Menteri Wihaji mengatakan Kaltim dipilih menjadi sasaran lokasi program unggulan ini karena dinilai sangat berhasil dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kaltim hari ini IPM-nya luar biasa, baru saja mendapat penghargaan juga,” puji Menteri Wihaji.
Kepada Gubernur Rudy Mas’ud, Menteri Wihaji berpesan dua hal. Pertama untuk menyukseskan program-program BKKBN yang akan dilaksanakan di Kalimantan Timur.
Di antaranya Menteri Wihaji berharap dukungan agar prevalensi stunting di Kaltim bisa terus diturunkan.
“Saya yakin, kalau IPM-nya bagus, angka prevalensi stunting juga akan turun,” puji Menteri Wihaji.
Pesan kedua agar Kaltim juga mendukung program prioritas lainnya, MBG Khusus Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita.
“Di dunia tidak ada program ini, satu-satunya hanya ada di Indonesia,” bangga Wihaji.
Menteri Wihaji juga berharap Program MBG 3B ini berjalan baik dengan dukungan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
“Teman-teman TPK nanti bisa berkoordinasi dengan Bapak Gubernur di Kaltim,” tutup Menteri Wihaji.
Gubernur Harum menyambut baik kepercayaan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN tersebut.
“Insyaallah Pak Menteri, Kaltim siap dukung 100 persen. Kita akan dukung Program MBG 3B dan penurunan prevalensi stunting,” kata Gubernur.
Salah satu dukungan akan diberikan dengan menekan stunting sejak dini, termasuk sejak ibu hamil, menyusui dan balita.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)

















