spot_img

BERITA UNGGULAN

Bus Gratis Efektif Urai Penumpukan Penumpang di Stasiun KRL

Suarapemerintah.id – Layanan 50 unit bus gratis yang disediakan oleh Pemprov DKI untuk mengurai penumpukan penumpang di stasiun KRL terbukti efektif.

Hal tersebut diungkapkan oleh Polana B. Pramesti Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Ia menyebutkan ada sekitar 1.145 penumpang KRL beralih menggunakan busa alternatif tersebut.

- Advertisement -

“Lonjakan penumpang KRL Jabodetabek pada Senin pagi yang dikhawatirkan terjadi relatif terkendali,” kata Polana dalam keterangan tertulisnya, Senin malam.

Menurut dia, hanya 75 dari 82 bus tersedia yang beroperasi. Sebanyak tujuh bus di Stasiun Depok Baru (3 unit), Stasiun Cisauk (2 unit), Stasiun Tangerang (1 unit), dan Stasiun Tanah Tinggi (1 unit) tidak beroperasi lantaran semua penumpang KRL dapat terangkut.

- Advertisement -

Polana menuturkan penumpang terbanyak berasal dari Stasiun Bogor dengan total 706 orang. Mereka berangkat ke Jakarta menggunakan 30 bus sedang dan 7 bus besar. Kemudian 181 orang dari Stasiun Bojonggede terangkut dengan 10 bus sedang.

Di Stasiun Cilebut tercatat 73 orang menuju Ibu Kota dengan 10 bus sedang dan 17 orang dari Stasiun Depok Baru yang diangkut 7 bus sedang.

Di lintas Bekasi-Jakarta, penumpang terbanyak ada di Stasiun Tambun, yaitu 85 orang. Mereka diberangkatkan ke Stasiun Manggarai dengan 5 bus besar. Selanjutnya, 81 orang dari Stasiun Cikarang menuju Manggarai juga menggunakan 5 bus besar.

Polana menyebut, operasional bus gratis dimulai pada pukul 05.15 WIB dan berakhir pada pukul 08.30 WIB dengan selang waktu rata-rata 15 menit sekali. “Kami tentunya juga akan melakukan evaluasi untuk ke depan bagaimana agar masyarakat tetap terlayani,” imbuh dia.

Kehadiran bus gratis tersebut juga mendapat respon positif dari pengguna KRL.  Fitri (28) menuturkan, terbantu dengan adanya layanan bus gratis tersebut. Menurut dia, ia tak harus mengantre lama untuk dapat naik bus gratis tersebut.

“Beda kan, nggak harus ngantre dulu kayak naik KRL. Jadi bus langsung berangkat,” kata Fitri. Kata dia, kondisi itu berbanding terbalik dengan yang terjadi pada minggu kemarin. Ketika itu, ia mengaku harus mengantre cukup lama untuk dapat naik kereta KRL.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru