Suarapemerintah.id – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto terus memperkuat ketahanan dalam negeri selaras dengan upaya peningkatan alutsista dalam negeri. Salah satu langkah terbarunya adalah dengan memesan 500 unit kendaran taktis bernama Maung, hasil karya PT Pindad.
Sebelum memutuskan untuk memesan Maung, Prabowo telah menjajal mengendarai alat transportasi khusus di daerah konflik tersebut.
Hal ini disebutkan melalui kicauan di Twitternya. “Pada sore hari ini saya dan tim dari PT. Pindad mencoba kendaraan Rantis 4×4 yang kami beri nama Maung,”
Prabowo menjelaskan kementerian pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan alutsista dalam negeri. Serta mendukung program penelitian dan pengembangan.
“Nantinya seluruh produksi dalam negeri dapat mandiri lebih utuh,” ucap Prabowo.
DIrut PT Pindad, Abraham Mose, mengatakan pesenan 500 unit ini merupakan tahap pertama dari Kemenhan.
Abraham melanjutkan, walaupun saat ini masih dalam bentuk purwarupa atau prototipe, namun Prabowo meminta Maung bisa diproduksi massal mulai Oktober mendatang.
“Arahan dari Pak Prabowo tadi menyebut Oktober sudah mulai produksi,” Ujar Abraham.
Kelebihan utama Maung menurutnya adalah kemampuan menerjang medan-medan sulit dan beroperasi lepas pada ruas jalan aspal. Maung mempunyai batas kecepatan aman 120 km per jam dan maksimal mencapai 140 km per jam.
Mobil berpenggerak 4×4 ini menggunakan transmisi manual 6 speed dan dilengkapi dengan braket persenjataan kaliber 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi, dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.
Prabowo sendiri sudah mencoba Maung dan diunggah diakun media sosialnya. Dalam foto yang diunggah, mantan Pangkostrad itu mengendari sendiri kendaraan taktis tersebut.


.webp)












