“Tentu akan ada penutupan tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19Â “, ujarnya.
Salah satu fokus pengawasan saat ini menurutnya adalah pada klaster upacara keagamaan. Hal ini ditengarai karena banyak kasus yang ditemukan sehabis pelaksanaan upacara keagamaan di Denpasar.
“Peningkatan kasus positif semakin meningkat, saat ini pengawasan kami lakukan pada klaster upacara keagaamaan,” katanya.
Terkait dampak dari pasca-penutupan fasilitas publik, pihaknya akan terus mengevaluasi karena baru tiga hari lalu ditutup, jadi belum bisa dilihat secara signifikan.


.webp)

















