spot_img

BERITA UNGGULAN

Balitbang Kota Medan Gelar FGD Strategi Solusi Problematika Guru

Suarapemerintah.idPemko Medan melalui Balitbang Kota Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang strategi dan solusi problematika guru dalam proses belajar dan mengajar melalui daring di era pandemi covid-19, Kamis (12/11).

FGD yang dibuka oleh Plt Kepala Balitbang Kota Medan, Ir. Purnama Dewi, MM bertempat di Kantor Wali Kota Medan di ikuti oleh para guru tingkat SD dan SMP sekota Medan.

- Advertisement -

Plt Kepala Balitbang Kota Medan dalam sambutan pembukaanya mengatakan FGD ini dibahas mengenai mengenai problematika guru dalam mengajar secara daring di tengah wabah covid-19 dan mencari solusi dari problematika tersebut.

Purnama Dewi berharap dengan adanya solusi ditemukan maka dapat memperlancar proses belajar dan mengajar di Kota Medan.

- Advertisement -

“Semoga dari FGD ini kita menemukan solusi dari problematika yang dihadapi oleh para guru sehingga proses belajar secara daring dapat berjalan lancar dan materi pelajaran yang disampaikan oleh para guru tersampaikan dengan baik kepada para peserta didik.”harap Purnama Dewi.

Dalam FGD ini juga turut menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kota Medan yaitu Kasi Kurikulum dan Penilaian SD, Hamzah Harahap, S.Pd. Dimana dalam paparanya Hamzah mengatakan Disdik Kota Medan telah mengeluarkan kebijakan tentang pembelajaran daring dan luring pada TP. 2020/2021 Berdasarkan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan No 420/10322.SD/2020. Surat ini telah disampaikan ke semua sekolah sebagai kebijakan melakukan pembelajaran dari rumah.

Ada dua kebijakan yang diambil Disdik Kota Medan dalam menerapkan proses belajar mengajar dengan diantaranya dengan cara during dan luring. Dimana during berarti siswa belajar menggunakan android sedangkan luring siswa belajar melalui modul yang telah disiapkan sekolah.

“Kebijakan ini terus di evaluasi dan di awasi agar proses pembelajaran ini berjalan dengan baik”kata Hamzah.

Sementara itu Pembanding dalam FGD ini yang disampaikan oleh Prof. Dr. Rosmala Dewi, M.Pd., Kons, mengatakan orangtua dan peserta didik saat ini menghadapi mental cabinfever akibat kejunahan berada di satu tempat dalam waktu yang lama karena itu orang tua, peserta didik dan guru disarakan untuk hidup yang efektif agar tidak terjadi kejenuhan.

Selain itu guru juga memiliki tantangan dalam menyiapkan generasi muda agar siap bertarung di era industri 4.0. Untuk menghadapi tantangan tersebut guru harus menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan menggunakan TPACK dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan daya nalar, memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi, dan memiliki berbagai literasi yang dibutuhkan di era yang semakin kompleks.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru