Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

BPS : Penduduk Indonesia 270,2 Juta Jiwa, Didominasi Gen Z dan Milenial

SuaraPemerintah.id – Badan Pusat Statistik (BPS) telah merampungkan sensus penduduk 2020. BPS mencatat jumlah penduduk Indonesia mencapai 270,2 juta jiwa pada September 2020.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah penduduk Indonesia bertambah sebanyak 32,56 juta dalam 10 tahun terakhir. Secara rata-rata, jumlah penduduk tersebut bertambah 3,26 juta atau 1,25 poin persentase setiap tahun.

- Advertisement -

BPS mencatat, persentase penduduk usia produktif atau usia 15–64 tahun mencapai 70,72% dari total populasi. Sementara persentase penduduk usia nonproduktif 0–14 tahun dan 65 tahun ke atas hanya 29,28%.

Besarnya porsi penduduk usia produktif juga menunjukkan Indonesia masih berada pada era bonus demografi.

- Advertisement -

Selaras dengan data diatas, BPS menyebut penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z (gen Z) dan milenial. Data ini didapatkan melalui Sensus Penduduk (SP) 2020 yang dilakukan secara online maupun tatap muka sepanjang Februari hingga September 2020.

Untuk pengklasifikasian, BPS merujuk pada literatur dari William H Frey. Dalam literatur tersebut, generasi Z adalah mereka yang lahir pada 1977-2012 atau kini sudah berusia delapan hingga 23 tahun pada tahun lalu.

Sedangkan, generasi milenial merupakan penduduk kelahiran 1981-1996, sehingga sudah berada rentang usia 24-39 tahun.

Dari klasifikasi tersebut, SP 2020 menunjukkan, generasi Z mendominasi hingga 27,94 persen dari penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa. Artinya, sebanyak 75 juta penduduk Indonesia saat ini berasal dari generasi tersebut.

Hasil SP 2020 juga menyebutkan, jumlah penduduk dari generasi milenial mencapai 69,8 juta jiwa atau berkontribusi 25,87 persen terhadap penduduk Indonesia. Generasi X atau mereka yang lahir pada 1965-1980 berada di posisi ketiga, 21,88 persen.

Di sisi lain, kelahiran 1946-1964 yang dikenal sebagai generasi baby boomer hanya berjumlah 31 juta jiwa atau sekitar 11,56 persen dari total penduduk Indonesia per September 2020.

Suhariyanto menyebutkan, klasifikasi ini penting untuk diperhatikan mengingat setiap generasi memiliki karakteristik dan sifat yang berbeda. “Klasifikasi perlu dipelajari sehingga komunikasi antar generasi bisa lancar dan memberikan dampak positif ke seluruh kehidupan bangsa,” kata Suhariyanto dalam Rilis Hasil SP 2020 secara virtual pada Kamis (21/1).

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru