Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Pelantikan Kapolri, Sigit Ingin Wujudkan Polri yang Tegas Tapi Humanis

SuaraPemerintah.id – Komjen Listyo Sigit Prabowo telah resmi diangkat sebagai Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri). Acara pelantikan dilakukan di Istana Negara pada Rabu 27 Januari 2021. Sekretaris Militer (Sekmil) Mohamad Tonny Harjono membacakan keputusan Presiden RI mengenai pengangkatan Kapolri tersebut.

Dalam Keputusan Presiden Nomor 5/POLRI Tahun 2021 telah ditetapkan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jendral Polisi Idham Azis. Ketetapan tersebut dibuat pada tanggal 25 Januari 2021. Dalam Kepres tersebut juga menyatakan ucapan terimakasih Presiden Joko Widodo atas pengabdian dan jasa Idham Azis selama memangku jabatan Kapolri.

- Advertisement -

Sekmil Harjono juga membacakan surat Kepres No 7/POLRI Tahun 2021 Tentang Kenaikan pangkat golongan perwira tinggi Polri. Dalam Kepres tersebut ditetapkan mengenai kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Jendral Polisi. Ditetapkan pada tanggal 27 Januari 2021.

Sebelumnya, DPR menyetujui Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR.

- Advertisement -

Persetujuan Sigit menjadi Kapolri diawali dengan pembacaan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi III DPR. Berdasarkan hasil fit and proper test, Komisi III menyetujui Komjen Sigit menjadi Kapolri.

“Komisi III menyadari dan menyadari bahwa kecakapan, integritas, dan kompetensi calon Kapolri merupakan persyaratan mutlak untuk menjadi Kapolri. Atas dasar itu, Komisi III DPR RI menyetujui untuk mengangkat calon Kapolri yang diusulkan Presiden RI,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni dalam rapat paripurna pengambilan keputusan Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri digelar di gedung Nusantara II, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1).

Surat persetujuan itu kemudian dikirimkan DPR kepada Mensesneg Pratikno pada Jumat (22/1). Berdasarkan surat tersebut, selanjutnya dibuat Keputusan Presiden tentang pengangkatan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Dalam fit and proper test di Komisi III DPR, Listyo Sigit Prabowo berjanji akan membawa Polri makin profesional dalam berbagai bidang, termasuk penegakan hukum. Listyo Sigit Prabowo mengenalkan konsep presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Sigit mengatakan penegakan hukum harus tegas tapi juga humanis. Dia tidak ingin ada lagi kasus-kasus yang mengusik rasa keadilan di masyarakat.

“Betul penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, namun humanis. Di saat ini masyarakat memerlukan penegakan hukum yang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, bukan penegakan hukum dalam rangka untuk kepastian hukum,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugasnya Sigit ingin menampilkan Polri yang mampu memberikan pelayanan publik yang baik, juga pelayanan yang transparan, dan penegakan hukum berkelanjutan.

“Untuk mewujudkan harapan masyarakat Polri akan menindaklanjuti berbagai program yang telah kami usulkan, yaitu tranformasi di 4 bidang dan dalam aksinya dilakukan di 16 program kegiatam,” jelas Sigit.

Sigit mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan pelantikan dirinya. Sigit mengungkapkan saat ini Polri dihadapkan pada tantangan pandemi. Polri harus berperan dalam mengatasi tantangan tesebut, diantaranya upaya penanggulangan disiplin protokol kesehatan.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” ujarnya.

Terakhir Sigit menyampaikan peran Polri dalam mengawal pertumbuhan ekonomi nasional. Dimana ekonomi akan tumbuh jika situasi keamanan dan ketertiban nasional berjalan dengan baik.

 

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru